THE CORALS Tunjukkan Keperkasaan di “Devil Resurrection”

Walau kini hanya diperkuat tiga personel, The Corals a.k.a. The Corporation Of Rock And Loud Spreader tetap melanjutkan misi utamanya, yakni menyebarkan kebisingan lewat geberan rock cepat nan perkasa. Seperti yang baru saja mereka semburkan lewat single terbaru bertajuk “Devil Resurrection”.

Karya rekaman yang liriknya terinspirasi dari kisah kasih Johnny Blaze dan Roxxane Simpson dari komik Ghost Rider tersebut direkam kakak beradik Ferryanto “Ferry” Sjahfuan (gitar) dan Bambang “Mbeng” Yudianto (vokal) serta Dedit Avisena (dram) di studio Apache, yang dirajut lewat komposisi heavy metal yang mereka yakini bisa membuat pendengarnya membenturkan kepala serta mengangkat kepal selama tiga menit 19 detik.

Secara teknis, menurut pihak band, proses rekaman single “Devil Resurrection” berjalan cukup lancar tanpa kendala. Hanya memerlukan waktu sekitar delapan jam untuk mengeksekusi keseluruhan lagu tersebut. “Kebetulan dari segi musik memang sudah matang dan tinggal kami ekseskusi di studio. Dan kami menggarap single ini secara serius selama lebih dari dua bulan. Dari riff mentah hasil jamming hingga menjadi sebuah lagu utuh,” urai personel The Corals kepada MUSIKERAS.

Oh ya, dalam peramuan musiknya sendiri, The Corals mengakui banyak serapan referensi dari band-band cadas yang berada di bawah naungan Relapse Records (label independen asal Amerika Serikat), di antaranya seperti Red Fang, Howl, Ringworm dan lain-lainnya.

Sebelum merilis “Devil Resurrection”, The Corals yang terbentuk di bekasi pada 2009 silam ini sudah mernah melahirkan album mini bertajuk “Terbelenggu Depresi”. Dalam perjalanan karirnya, kerap terjadi proses gonta-ganti formasi. Awalnya diperkuat oleh Mbeng, Ferry, Ryan (bass) dan Ekky KRAS (dram). Lalu dalam rentang beberapa tahun berjalan, akhir 2013 terjadi pergantian personel, dimana posisi Ryan digantikan oleh Rizky Prawarsa, sementara posisi Ekky digantikan oleh Didit Avisena. Pada 2014, formasi tersebut berhasil menyelesaikan album penuh berjudul “Delemur” (2015) yang dirilis via Paviliun Records. Tahun ini, The Corals tengah menyiapkan materi-materi terbaru, yang mana rencananya bakal dipersiapkan untuk album penuh berikutnya. (mdy/MK01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
ancreath
Read More

ANCREATH: Akhirnya Muntahkan EP Perdana

Usai jalani proses kreatif dan masa produksi selama hampir dua tahun, akhirnya Ancreath meresmikan perilisan album mini (EP) debutnya dalam format fisik (CD).
jamsky
Read More

JAMSKY: Tahun Ini Siapkan Album Debut

Lewat lagu baru, “Taklukkan Dunia”, Jamsky mantap berkiprah secara lebih serius di skena rock Indonesia. Bahkan sisa tahun ini, diniatkan rampungkan album.
burning impact
Read More

BURNING IMPACT: Didihkan EP Debut

Bersama Cute Papa, gitaris barunya yang misterius, Burning Impact mulai panaskan lagu-lagu rekaman terbarunya yang bakal disatukan dalam sebuah album mini (EP).
cyrocist
Read More

CYROCIST: Demo Abstrak nan Beringas

Sambil menyiapkan materi album perdananya, Cyrocist melepas tiga lagu dalam kemasan demo bertajuk “Dossier MMXXVI” yang abstrak, gelap dan beringas.