“Keluh Lelah”, Muntahkan Konsep Grunge Eksperimental GASTROOZ

Berusaha tetap produktif dalam masa pandemi Covid-19 ditempuh unit psychedelic grunge asal Bekasi ini dengan menggarap sebuah album mini (EP) bertajuk “Keluh Lelah” yang akhirnya berhasil dimuntahkan via sebuah label independen, Creatitude Records. Tidak berjalan mulus. Proses produksi EP tersebut terkendala berbagai hal, mulai dari kesulitan membagi waktu antar personel, situasi pandemi hingga ketiadaan dana

CHILDREN OF GAZA Soroti Krisis di Gaza Lewat EP “HARB”

Keprihatinan akan isu sosial dan kemanusiaan yang saat ini terjadi di Palestina mengusik unit metal Children of Gaza untuk kembali ‘menghunus pedang’ lewat karya rekaman terbarunya, sebuah album mini (EP) bertajuk “Harb”. Band bentukan 1 Januari 2010 tersebut ingin membangun rasa simpati dan empati para pendengarnya di “Harb”, untuk menyuarakan ketidakadilan yang menimpa masyarakat Palestina.

PRISMAL DAWN Menggasak Single Metal Bernuansa Swedia

Dimulai dari dua personel awalnya, yakni gitaris Dede Iskandar dan dramer Adi Sasono, cikal bakal single “CHAPTER II : The World Breeds Despair” lahir. Lagu yang telah ‘dicemarkan’ Prismal Dawn sejak 9 April 2021 lalu tersebut asalnya dari beberapa riff Dede, warisan stok lagu saat masih di band lamanya, Backseat yang sudah lama tidak aktif.

BAJINGAN TENGIK Membakar Semangat Punk yang Positif

Pandemi memang bajingan. Situasi yang bahkan membuat rombongan punk yang juga ‘bajingan’ ini sampai harus meneriakkan lirik yang khusus menyasar dampak dari terjangan Covid-19 tersebut. Lewat sebuah single baru bertajuk “Jadilah Juara”, unit punk asal Cikarang, Bekasi tersebut memotivasi diri dan masyarakat luas agar tidak kalah, selalu berjuang melawan dampak pandemi, sambil berharap masa gelap

Di Single Terbaru, ANARCUTE Tebar Konsep Punk-Emo?

Sama seperti single debutnya, “Dunia Belum Berakhir”, kali ini Anarcute kembali memberikan ruang seluas-luasnya bagi pendengarnya untuk berimajinasi dengan pikirannya sendiri, lewat single terbaru yang bertajuk “Nikmat Patah Hati”. Di lirik lagunya, trio pop punk ini hanya mengangkat kulit luar dari masalah yang terjadi. Dengan begitu pendengar bisa memberikan asumsi berbeda setelah mendengar lagunya. Bukan

SEMPRE AMORE Semburkan Dark Hardcore yang ‘Kasar’ dan ‘Kotor’

Walau baru resmi dikibarkan pada 11 November 2020 lalu, di tengah gejolak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, tapi Sempre Amore langsung bergerak cepat memanfaatkan masa ‘status quo’ untuk melahirkan karya lagu perdananya.   Geliat band ini dimulai dari ide gitaris Fernando Yehezkiel Arthur Mamangkey a.k.a. Yeski (Second Sight) dan vokalis Sahwana Shugra a.k.a. Awank

HAWTHORN Kubur Radicalism, Lalu Menerjang dengan Konsep Baru

Usai menanggalkan nama sebelumnya, Radicalism, unit hardcore asasl Bekasi ini langsung menerjang lewat single debut bertajuk “Leave”. Sebuah ekspresi yang dilampiaskan saat berada dalam kekecewaan, namun di saat bersamaan masih tersimpan harapan, yang akhirnya membentuk dilema dan kegelisahan.  Dalam penggarapan “Leave”, Hawthorn – nama barunya – mencoba menggaet salah satu vokalis dari unit Hardcore asal

Tragedi “Fallujah” dalam Konsep Rock Ketimuran SINNAR

Sebuah tragedi pertempuran yang terjadi di kota Fallujah, Irak pada Februari 2004 silam, atau yang lebih dikenal dengan First Battle of Fallujah, menjadi titik sentral tema lirik lagu terbaru Sinnar, sebuah unit psychedelic rock mencekam asal Bekasi.  Menurut band yang diperkuat formasi Rachmat Solichin (vokal/gitar), Dedy Januar (gitar), Edgar Hang (bass), Putra Yudha (dram) ini,

Dengan Darah Baru di Formasinya, BONJOUR Siap Rilis EP

Sambil menyiapkan sentuhan akhir terhadap album mini (EP) mereka yang bakal berjudul “The Good Old Days”, maka satu lagu dari kumpulan karya rekaman tersebut telah diluncurkan sebagai single pemanasan. Yang dipilih adalah “Angkat Suara” versi terbaru. Terbaru? Ya, karena lagu tersebut sebenarnya sudah pernah dirilis sebelumnya, tepatnya pada Januari 2018 lalu. Namun karena terjadi perubahan

RADICALISM Kembali Eksis Lewat Single Hardcore Melodik

Menyusul single debut bertajuk “Invisible”  yang dirilis tahun lalu, unit hardcore asal Bekasi ini kembali meluncurkan karya rekaman baru, sebuah single agresif berjudul “Lost”. Di liriknya kali ini, Radicalism mengumbar keresahan tentang pengalaman pribadi dari salah satu personelnya, yakni vokalis Ihdrus Setiawan, berupa keresahan serta luapan emosi karena kehilangan seseorang yang dicintai. Selain oleh Ihdrus,

LIARLIAR: “Kami Terinspirasi Semangat Kelompok Penerbang Roket.”

Lewat perilisan single perdananya, “Masa Muda Sia-Sia”, unit alternative rock asal Bekasi ini secara resmi meletakkan batu pertamanya menuju perilisan album mini (EP) debutnya yang rencananya segera dirilis. Tentang lirik “Masa Muda Sia-Sia” sendiri bercerita tentang pemuda yang banyak menghabiskan masa mudanya hanya untuk kesenangan sesaat. Proses rekaman “Masa Muda Sia-Sia” dimulai Liarliar sejak awal

CHILDREN OF GAZA Menyalak Lagi, Letupkan Konsep Baru

Sebenarnya unit metal bernuansa Timur Tengah ini telah menggeliat sejak 2010 silam dan terbilang cukup aktif. Tapi setelah sekitar tujuh tahun bergerilya di skena underground, kesibukan para personelnya memaksa laju band asal Bekasi tersebut terhenti sejenak. Formasi Children of Gaza lalu hanya menyisakan sang vokalis, Husein Al Atas karena personel lainnya memilih mengundurkan diri.   

PERAUKERTAS Tolak Terborgol, Cetuskan “Adaptasi Atau Mati”

“Berhenti di sini bukan opsi, atau pula negosiasi, hanya ada satu pilihan. Adaptasi Atau Mati.” Ada yang berbeda di single terbaru unit rock ‘organik’ asal Bekasi ini, yang bertajuk “Adaptasi Atau Mati”. Untuk pertama kalinya, band bentukan September 2016 tersebut menggandeng musisi lain untuk berkolaborasi, yakni rapper yang sedang laris saat ini, Tuan Tigabelas. Bukan

OUTCAST Bangkitkan Kenangan Hardcore Lewat “One Family”

Pada 8 Maret 2007 silam, unit oldschool hardcore yang terbentuk di Kota Bekasi, Jawa Barat pada 1999 silam ini merilis sebuah album debut bertajuk “One Family”. Bisa dibilang, karya rekaman tersebut diproduksi seadanya, sebagian dalam format kaset serta CD-R yang diduplikasi secara mandiri menggunakan mesin pengganda CD rumahan. Namun karena tak terurus dengan semestinya, album

Siapkan Album Baru, VISCRAL Makin Mencekam dan Brutal

Unit death metal asal Bekasi ini akhirnya menyalak lagi. Lima tahun jeda pasca perilisan album “Egocentric Underneath of Horror” benar-benar telah menyuntikkan kobaran energi yang lebih berbahaya di tubuh band ini. Lewat single terbarunya, “Impulses To Kill” yang telah diperdengarkan via kanal YouTube dan akun Bandcamp resmi Blackandje Records sejak Jumat, 12 Juni 2020 lalu,

Rilis Dua Single Cadas, KUDETA Buktikan Bukan ‘Kaleng-kaleng’!

Oke, pertama-tama yang harus ditegaskan, MUSIKERAS bukan media gosip, apalagi gosip murahan. Walau band ini dibentuk oleh salah satu selebritis paling kontroversial di jagat dunia hiburan nasional, namun tentunya kami tidak akan menyentuh area itu. Lagi pula, vokalis Kudeta, Vicky Prasetyo ini rupanya punya talenta yang mengerikan di kancah permetalan. Bukan ‘kaleng-kaleng’! Ya, sejak kemunculan

“Mari Berpesta!” Aplikasikan SPEEDFUZZ yang Easy Listening

Musik cadas tidak harus selalu disampaikan dengan muntahan lirik kemarahan, penghujatan kepada pemerintah atau keresahan pada prilaku lingkungan sosial. Seperti yang dilakukan Speedfuzz ini, lewat single debutnya yang bertajuk “Mari Berpesta!” (Masasiorangutan Records). Bagi mereka, lirik dituturkan secara gamblang saja, dengan pilihan diksi sehari-hari agar keresahan mereka mudah dicerna oleh para pendengar. “Konsep ‘Mari Berpesta!’

Sarat Kegeraman, FAKECIVIL Kepalkan “Resistensi Musik Bejat”

Sebagai wadah ekspresi kekesalan terhadap keadaan lingkungan dan kondisi sosial yang makin semrawut menjadi pemicu terlahirnya Fakecivil, sebuah unit thrash metal asal Bekasi. Mereka telah merilis single “Deranged Gunmen”, sebagai peluru pertama menuju peletupan album perdana bertajuk “Resistensi Musik Bejat” yang dicanangkan beredar pada Februari 2020 mendatang. “Konsep kami tentu berbeda dengan Seringai, yang dalam

PRO MONKEY Tuntaskan 2019 dengan ‘Senyum Palsu’

Masih dari album “Life” yang telah ditetaskan sejak Januari 2019 lalu, unit metalcore asal Bekasi, Pro Monkey kembali meluncurkan video musik terbaru untuk single bertajuk “Fake Smile”. Ya, band ini tetap berusaha terus bergulir walau formasi kembali berkurang, menyisakan Vallian Hanjani H. (gitar), Ginandrea Saputra (vokal) dan Ramadhyan Beckham H. (dram). “Banyak hal yang terjadi

Pejuang Melodic Hardcore LRP Kobarkan “Resilient”

Dengan melontarkan 11 amunisi ganas dalam kemasan sebuah album debut bertajuk “Resilient”, League of Resistance People (LRP) pun resmi menutup masa hibernasinya yang cukup panjang. Sebuah karya rekaman yang sebenarnya telah mulai digarap oleh unit melodic hardcore asal kota Bekasi ini sejak 2016 silam. Dalam perjalanannya, mereka sempat menghadapi proses pergantian vokalis di sela produksi,

THE GRGTZ Mulai Berlari Menuju Perilisan EP

Penggiat rock asal Kota Bekasi ini meneruskan gelinding roda eksistensinya dengan merilis sebuah video musik dari single “Brand New Me” dan sekaligus menjadi sinyal pemanasan menuju peluncuran album mini (EP) perdana bulan ini juga. Selain “Brand New Me”, band yang telah menggeliat sejak sembilan tahun lalu tersebut juga telah merilis single digital berjudul “Dengar dan