HEGEMONY OF GOD Mencari Vokalis Baru

Unit metalcore/melodic death metal asal Cianjur, Jawa Barat, Hegemony of God telah kehilangan vokalisnya, Hood Yudistira. Suatu hal yang dirasakan band sangat berat, apalagi setelah menjalani perjuangan bersama membesarkan band selama tujuh tahun. Sebagai penanda perpisahan dan apresiasi, personel yang tersisa, yakni Lucky Avrillia (gitar), Rey Prayoga (gitar), Bintang Alvaro (bass) dan Iam (dram) pun merilis video klip lagu “Prahara”, single dari album debut bertajuk sama yang dirilis dalam format cakram padat (CD) pada 2017 lalu, serta format kaset pada 2019 ini.

Video klip “Prahara” itu sendiri sebenarnya sudah dikerjakan sekitar akhir 2017 silam, berkerja sama dengan Yoga Antariksa dari Finch studio, namun baru sekarang diputuskan untuk dipublikasikan. Video itu juga merupakan video terakhir Hegemony of God bersama Hood, yang mengambil konsep gambaran tentang kegaduhan yang tak kunjung usai di setiap belahan dunia. Menurut pihak band, lirik dari video tersebut mungkin lirik terakhir yang dibuat Hood Yudistira untuk dunia musik yang telah dia tinggalkan.

“Konsep video bercerita tentang kerakusan manusia dengan menghalalkan peperangan demi kepentingan pribadi atau kelompoknya. Konsepnya visual live perform. Kami lebih mengedepankan isi dari visual footage perang, karena isi lagu tersebut berkonsep peperangan antar ras manusia,” urai Hegemony of God kepada MUSIKERAS.

Setelah ditinggal vokalis, rencana Hegemony of God berikutnya adalah melanjutkan perjuangan band menjadi lebih baik dan lebih solid lagi. Mereka kini disibukkan pencarian vokalis pengganti serta penggarapan promo single terbaru dengan konsep musikal dan lirik yang lebih padat, cepat dan lebih terkonsep dari album “Prahara”.

Untuk pencarian vokalis baru, pihak band menegaskan mungkin tidak akan mencari vokalis dengan karakter serupa dengan Hood. Justru mereka bakal lebih fokus mencari karakter baru, agar musik yang mereka garap ke depannya bisa lebih baru dan fresh.

“Kami berharap vokalis kami yang baru bisa lebih bertanggung jawab pada karyanya, aksi panggung yang lebih agresif, kemampuan public speaking yang baik dan memiliki sound vokal clean yang bagus untuk mengisi part clean di EP kami yang baru.”

Tentang EP itu sendiri, Hegemony of God bakal meluapkan porsi yang lebih banyak untuk riff melodic death, dengan ritme yang lebih agresif dibanding album pertama mereka, yang dipadukan dengan sound vokal yang lebih modern. “Kami menggabungkan beberapa unsur melodic death metal dan emo ‘2000an, mengaransemen beberapa part yang belum pernah kami mainkan sebelumnya dan meleburnya dengan permainan dram yang progresif dan cepat.”

Sementara untuk lirik, para personel Hegemony of God juga bakal menyasar jangkauan tema yang lebih luas, memiliki alur cerita tentang obyek atau kekuatan pencipta semesta. “Sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan atau perintah dari kehidupan yang disebut religion.“

Hegemony of God terbtnuk pada akhir Desember 2011 silam. Acuan musikalnya sebagian datang dari band-band cadas dunia seperti As I Lay Dying, the Black Dahlia Murder, As Blood Runs Black, Bloodshot Dawn, Lamb of God, Obscura, Trivium, August Burns Red, Fleshgod, All Shall Perish hingga Pantera. (aug/MK02)

.

 

One reply on “ HEGEMONY OF GOD Mencari Vokalis Baru ”
  1. SAYA SANGAT MENGIDOLAKAN HEGEMONY OF GOD, MUSIKNYA MANTAP DAN CADAS. SAYA DENGAR SEMUA MUSIKNYA. DAN SAYA TERTARIK SEBAGAI VOKALIS PENGGANTI BANG HOOD. ATAU MENGISI KEKOSONGAN SEBAGAI VOKALIS. CHATT SAYA DI WA ATAU PUN DI TELEPON 0838-2578-1766 (DIMAS ADITIA) SAYA INGIN MEMBANGGAKAN NAMA HEGEMONY OF GOD SEBAGAI BAND METAL DARI CIANJUR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *