“In Real”, Kolaborasi Gahar MIRRORCLIPSE

Menggabungkan sejumlah musisi dari band yang berbeda-beda tentunya memberi tantangan tersendiri dalam menghasilkan karya rekaman, terutama dalam penyatuan chemistry. Tapi bagi Mirrorclipse, unit cadas baru yang terbentuk pada 2018 lalu di Bandung, kerja sama kolaboratif itu justru menghadirkan tantangan yang mengasikkan buat mereka. Band ini baru saja merilis single debut bertajuk “In Real”, sebagai nomor pemanasan sebelum meledakkan album perdana bertajuk “Equilibrium” pada akhir 2019 mendatang.

“Sebenarnya ini adalah tantangan yang mengasyikan untuk kami sendiri, ketika harus menyatukan satu style metal yang berbeda ke dalam sebuah album,” ujar Mirrorclipse kepada MUSIKERAS, menegaskan.

Lebih jauh, para personel Mirrorclipse, yakni Andy Rommy (vokal), Ucis (gitar), Zen (gitar), Teddy Anggara (bass) dan John Fazrin (dram) mengungkapkan tantangan yang paling berat dari kolaborasi tersebut adalah masalah teknis saat menggarap lagu. Misalnya pada permainan gitar, scale dan teknik yang dikuasai seperti kecocokan nada dan interval di arpeggio serta setiap pergerakan jari sepertinya berbeda satu sama lain. Itu yang terkadang membuat salah satu gitaris merasa tanggung dalam melakukannya.

Selain itu, karakter suara tajam nan gelap dari sang vokalis pun terkadang lebih blackened dibanding nada lagunya sendiri, sehingga ada beberapa segmen scream yang akhirnya harus dihaluskan. Di lagu ini, Mirrorclipse juga merangkai part-part seenergik mungkin dengan penambahan chorus yang panjang dan memberikan porsi anthem di saat akan memasuki interlude dan akhir lagu.

“Kami rasa (formula itu) akan memberikan nuansa energik tersendiri. Chorus spesial pun kami buat lebih mengawang memungkinkan pendengar rileks di beberapa saat. Proses pembuatan track ini paling lama karena kami harus mengawali pemahaman yang sama terlebih dahulu, terutama di bagian gitar yang hampir di seluruh track ini dan lagu-lagu lainnya memakai dua harmoni atau scale yang berbeda. Hampir sama dengan track yang lainnya, kami mencoba lebih memberikan nuansa musik yang energik dan ritme yang cepat. Chorus akan selalu diisi dengan clean vocal dan lead gitar sebagai harmonisasi. Tapi malah tantangan ini yang menjadi warna musik kami lebih berwarna dan unik, sesuatu yang cukup jauh dari ekspetasi kami sebelumnya. Seperti menyatukan genre dalam satu wadah yang sempit, harus saling merelakan sebagian.”

Single “In Real” sendiri merupakan trek pertama yang direkam Mirrorclipse dalam perjalanan penggarapan materi album “Equilibrium”. Penggarapannya hampir menghabiskan waktu dua bulan, mulai dari brainstorming hingga tahap akhir rekaman. Itu pun diselingi dengan jadwal sibuk antar personel yang notabene semuanya bekerja. Sehingga hanya akhir pekan waktu yang tepat untuk memaksimalkan proses rekamannya.

Khusus untuk sesi rekamannya, Mirrorclipse mengeksekusinya di Sylphs Records Studio, dapur rekaman dadakan yang dibangun sendiri oleh Zen, sang gitaris. Zen juga sekaligus bertanggungjawab pada urusan teknis dan menjadi produser di pemilihan karakter sound.

Rencananya, “Equilibrium” bakal memuat 12 amunisi berbahaya dengan durasi keseluruhan kurang lebih 40 menit. Di album ini, Mirrorclipse menumpahkan segala rasa ambisi, kesedihan, keterpurukan, kebangkitan dan keseimbangan akan fase-fase masa kehidupan. Mirrorclipse akan mencoba membuat pendengar ikut terbawa merasakan segala rasa dalam masa titik terendah dan titik tertinggi dalam kehidupan.

“‘Equilibrium’ adalah album magic, dimana para pendengar masih bisa mendengarkan sound-sound distorsi gitar metal klasik, (gitar) enam senar dan sedikit lebih ‘becek’, dibalut bagan lagu gaya modern serta breakdown klasik dalam setiap treknya. Album ini terkesan seperti band metalcore di tahun 2008-2010. Kami banyak menyangkutkan gaya-gaya dari Killswitch Engage, Machine Head, Trivium, As I Lay Dying, Burgerkill, Chimaira dan August Burns Red di album semasa mereka berkibar.”

Sebelum merasakan tamparan total “Equilibrium”, nikmati dulu nomor perkenalan Mirrorclipse di lagu “In Real” yang sudah bisa didengarkan via berbagai platform musik digital serta kanal YouTube resmi mereka.(mdy/MK01)

.

 

4 comments
  1. ciyeee, maju tak gentar menyanyi yang benar…
    Selamat buat kaka2 terkece, semoga samawa di band nya serta jaya selalu seperti band2 garang di bdg 🔥🔥🔥 #suport #mirrorclipse #stingik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.