Satu lagi pendatang baru di kancah rock Tanah Air meletupkan karya rekaman debutnya. Namanya unik, Tono Prance, dengan besutan heavy stoner rock yang cukup kental. Itu mereka tuangkan di single pertama berjudul “Pendosa”, satu dari beberapa lagu yang bakal menyesakkan album mini (EP) debut Tono Prance.
Konsep keseluruhan Tono Prance yang dihuni formasi Novaldi (vokal/kibord), Iqbal (gitar), Wajidin (bass), Iwan (gitar) dan Guruh (dram) tidak hanya memainkan stoner rock, melainkan juga ada suntikan elemen hard rock serta progressive rock. Beberapa sumber inspirasi dan pengaruhnya datang dari band-band lokal seperti The Slave, Sigmun, Panbers dan A.K.A, atau yang datang dari referensi luar seperti Black Sabath, Pink Floyd, Sleep, WolfMother dan masih banyak lagi.
“Secara musikal, kami menyebutkan bahwa ada pengaruh stoner rock, hard rock dan progressive rock. Akan tetapi, di lagu ‘Pendosa’ ini kami tidak memasukkan semuanya ke dalam satu lagu tersebut, tapi kami memasukkan semuanya ke dalam EP yang akan kami rampungkan. Di lagu ‘Pendosa’ ini kami lebih ke arah stoner rock. Selain itu, kami juga sangat memainkan tempo, yang (perubahan) cepat dan lambat secara tiba-tiba sehingga membuat para pendengar merasakan sensasi musik yang berbeda di lagu ‘Pendosa’ ini,” urai pihak band kepada MUSIKERAS, menegaskan.
Proses rekaman single “Pendosa” menghabiskan waktu selama kurang lebih lima jam, namun sebenarnya materinya sendiri sudah matang sejak lama. Teknis rekamannya dieksekusi di Doors Music Studio yang terletak di kawasan Pisangan Baru Tengah, Jakarta. Liriknya sendiri bercertia tentang keresahan manusia akan nikmatnya dosa-dosa yang dimiliki oleh manusia, atau sebuah intepretasi bagaimana seseorang merasakan dosa dalam kehidupan duniawinya.
Terbentuk pada Mei 2017, nama Tono Prance sendiri berasal dari gabungan kata ‘Tono’, yang melambangkan nama seorang laki-laki dari Tanah Jawa, serta ‘Prance’ yang diambil dari bahasa Inggris – bermakna ‘berjingkrak’. “Sesuai dengan nama band, tujuan kami ingin membuat suatu grup band yang membuat pendengarnya berjingkrak dengan musik kami.”
Setelah single “Pendosa”, Tono Prance segera merekam empat lagu lagi untuk melengkapi EP yang rencananya segera dirilis.”Sampai sejauh ini, proses penggarapan EP sedang dalam proses single kedua dari tujuh lagu yang bakal ada di EP kami. Target perilisannya kami perkirakan pada akhir 2019 atau awal tahun 2020.” (aug/MK02)
.