PROPHETS OF RAGE Klimakskan Hodgepodge Superfest 2019

Hari terakhir gelaran Hodgepodge Superfest 2019 berhasil diklimakskan oleh Prophets of Rage, semalam. Supergrup alternatif/rap rock bentukan 2016 yang menggabungkan Tom Morello (gitar), Tim Commerford (bass) dan Brad Wilk (dram) dari grup rock Rage Against the Machine dengan legenda hip hop Chuck D dan DJ Lord (Public Enemy) serta B Real (Cypress Hill) tersebut benar-benar menggetarkan lapangan rumput Allianz Eco Park, Ancol, Jakarta Utara.

Ribuan penonton berloncatan serta mengacung-acungkan tangan ke langit mengikuti entakan groovy dari lagu-lagu yang digeber Prophets of Rage dengan penuh energi. Dimulai dengan lagu “Prophets of Rage” yang langsung membakar kehebohan penonton. Dan seusai Chuck D menyapa penonton dengan mengatakan “Indonesia rage again”, lagu “Testify” dan “Unfuck the World” pun meluncur, yang langsung memicu histeria di area penonton. Kobaran kehebohan penonton semakin menjadi ketika Prophets of Rage juga mengumandangkan lagu “Guerilla Radio” dan “Hail to the Chief”.

Di tengah aksi panggungnya, sesi hip hop sempat diselipkan Prophets of Rage, dimulai ketika Chuck D kembali menyapa penonton dan mengatakan “Let me ask you something, do you like hip hop music? Would you like to hear some classic hip hop music? Yo Lord, drop it off!” Lalu terlontarlah lagu “Hand on the Pump” milik Cypress Hill, “Can’t Trust it” milik Public Enemy, “Insane in the Brain” milik Cypress Hill, sebelum menghajar kuping dengan lagu “Jump Around” milik House of Pain yang mau tak mau kembali membuat nyaris seluruh penonton berlompatan.

Setelah itu, sesi Rage Against the Machine kembali membahana lewat komposisi “Sleep Now in the Fire”, “Bullet in the Head”, “Bulls on Parade” hingga “Killing in the Name”. Di antaranya terselip pula lagu “Cochise” (Audioslave) yang dipersembahkan dalam format instrumental untuk mengenang mendiang Chris Cornell serta “Living on the 110”, komposisi orisinil milik Prophets of Rage. Pertunjukan Prophets of Rage yang sarat kehebohan di Hodgepodge Superfest 2019 lantas ditutup dengan lagu dari Rage Against the Machine, “Bombtrack”.

Selama dua hari penyelenggaraannya, yakni 31 Agustus dan 1 September, Hodgepodge Superfest 2019 juga dimeriahkan aksi panggung sejumlah artis Tanah Air dan internasional seperti The Used, State Champs hingga NTRL. (*/MK03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
lamb of god
Read More

LAMB OF GOD: 20 Tahun Album “Sacrament”

Dirilis pada 22 Agustus 2006 silam, “Sacrament” menjadi karya suci Lamb of God, yang lantas dikenang sebagai salah satu album metal terbaik sepanjang masa.
incremation
Read More

INCREMATION: Kini Dinaungi Label Asal AS

Melalui New Standard Elite, Incremation merilis “Litany of Deliverance” yang sedikit banyak merupakan gambaran awal dari wajah album terbarunya nanti.
analtopsy
Read More

ANALTOPSY: Semakin Sadis dan Gelap

Melalui album mini (EP) “Septic Overload”, Analtopsy melangkah lebih jauh, dengan distorsi yang lebih berat, lebih kotor dan lebih brutal dari sebelumnya.
antrodemus
Read More

ANTRODEMUS: Death Metal 70-an?

Album terbaru Antrodemus, “Annihilation” memperlihatkan arah baru musik mereka yang semakin progresif, yang menyatukan agresi ekstrem dengan refleksi filosofis.