CONSUMED Gabungkan Para Pejuang Death Metal Tangerang

Consumed adalah sebuah proyek penyatuan beberapa musisi death metal yang berasal dari band-band berbeda di Tangerang. Disatukan untuk menghasilkan amunisi yang lebih berbahaya dibanding sebelumnya, yang berbeda segi gaya musik maupun konsep lirik. Hasilnya adalah sebuah karya rekaman demo bertajuk “Shattered Illussion” yang sudah diluncurkan sejak 10 Oktober 2019 lalu, dan memuat dua trek gahar berjudul “Attempt To Shattering” dan “World Illusion”.

Judul “Shattred Illussion” itu sendiri dirangkai dari gabungan antara trek pertama dan kedua. Di sini, Consumed yang dimotori Ferlando Sutanto (vokal), Raden Aces (gitar), Yunior Efraim (dram) dan Fahmi Turum (bass) menggeber gaya musik death metal sekolah lama yang diberi sentuhan elemen death metal yang modern.

“Formula musik yang kami suguhkan adalah memadukan musik death metal oldschool dan modern dari segi (penerapan) riff gitar, dram, bass dan vokal, dan itu adalah suatu penyegaran menurut kami. Referensi gaya bermusik kami banyak ter-influence dari (band-band luar seperti) Suffocation, Cannibal Corpse, Severe Torture, Arsebreed dan Deeds Of Flesh,” cetus Consumed kepada MUSIKERAS, menegaskan.

Proses kreasi “Shattred Illussion” bergulir sejak 10 Mei 2018, yang diawali dengan proses perekaman gitar serta drum programming, yang dieksekusi di studio rumahan GubuckGor Studio, di Bogor, yang dijalankan dan dimiliki oleh Ridho Leonard (Infithar/Choria). Lalu pada 20 April, Yunior Efraim masuk Incubation Sound Lab, Tangerang untuk merekam pengisian dram, demi menggantikan drum programming dengan permainan dram dari orang asli. Yunior dibantu Putra Fakrulrahman dari Interfectus sebagai penata urusan teknis rekamannya. Terakhir, yakni rekaman di lini bass dan vokal yang juga dilakukan di Bogor pada 13 Juli 2019, yang sekaligus dirangkai dengan eksekusi mixing dan mastering di GubuckGor Studio.

Gagasan melahirkan Consumed sendiri mengemuka pada awal 2018, antara Ferlando Sutanto (Decapitate Hatred) dengan Raden Aces (Decayed Flesh), dimana keduanya mencetuskan untuk membuat proyek death metal disamping band yang telah mereka jalani masing-masing. Seiring berjalanannya waktu, personel bertambah dengan masuknya dramer Fuad Octrianto (Gorging) dan bassis Toto Sutanto (Trapped). Namun karena satu dan lain hal, Fuad dan Toto tak bisa melanjutkan perjalanannya bersama Consumed. Saat “Shattred Illussion” masih berwujud rekaman gitar dan drum program, Yunior Efraim (Gore Animal) dan Fahmi Turum (Severed Entrails) masuk melengkapi formasi Consumed. Sejak itu, demi kelancaran rekaman, latihan dilakukan beberapa kali guna memaksimalkan hasil studio.

Usai perilisan “Shattred Illussion”, Consumed bakal segera meneruskan proses penggarapan materi album penuh yang saat ini sudah mencapai 50%, yang mereka jadwalkan bisa dilakukan tahun depan. (aug/MK02)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.