“The Throne Of Poseidon” akhirnya menjadi pembuktian kreativitas Chaosfury, unit death metal asal Tangerang Selatan. Sebuah album debut yang mengangkat tema tentang kekuasaan dewa laut Poseidon. Akhirnya berhasil dirilis pada 10 Oktober 2019 lalu via Horrible Creation, setelah mengalami masa penggarapan yang cukup lama. Ditambah lagi ada pergantian formasi di tengah-tengah proses pengerjaannya.
“Proses rekaman menghabiskan waktu dua tahun,” ungkap Chaosfury kepada MUSIKERAS, “dikarenakan saat penggarapan album ini beberapa personel kami harus mengundurkan diri. Hal ini menyita waktu kami untuk menyelesaikan album ini, dan yang menjadi tantangannya adalah mencari personel baru untuk menyelesaikannya.”
Ya, sejak terbentuk pada 2010 silam, perjalanan karir Chaosfury memang terus didera gonta-ganti personel. Saat merilis demo promo yang memuat dua trek via Eastbreath Records pada 2015 silam, Chaosfury dihuni Andi CF (vokal), Abba Daddycruel (gitar), Arga (dram), Arya (bass) dan Yusuf Penyu (gitar). Dan kini, hasil akhir album “The Throne Of Poseidon” berhasil dirampungkan oleh formasi Abba yang pindah ke posisi bass, Andi, Yusuf serta gitaris Adit dan dramer Agus Julian.
Proses penggarapan “The Throne Of Poseidon” sendiri dieksekusi di GubuckGore Records, Bogor, mulai dari proses rekaman (tracking) hingga mixing dan mastering dengan bantuan teknisi Ridho “Infithar”. Konsep musikalnya menerapkan nuansa paduan death metal oldschool dan modern. Inspirasi musik dan lirik banyak menyerap pengaruh dari band-band mancanegara seperti Nile, Hour of Penance, Psycroptic, Behemoth hingga band lokal macam Carnivored dan lain-lain.
“(Tapi) Menurut kami, musik di album ini easy listening, tidak terlalu ngebut atau pun rumit. Yang membedakan kami dibanding band death metal lainnya, kami sedikit lebih variatif karena memiliki nuansa death metal oldschool dan modern. Lagu yang menjadi kebanggaan kami adalah ‘Ilusi Atahiktri’, karena lagu ini yang pertama kami rekam dan menjadi trigger di album ini. Lagu ini selalu menjadi andalan kami saat di panggung. Kami enjoy dengan lagu ini.”
Selain “Ilusi Atahiktri”, album “The Throne Of Poseidon” yang telah dirilis dalam format fisik (CD) ini juga memuat lagu “Melahap Tahta”, “Ambrastha Maha Ados”, “Fangs and Blood”, “Sang Olimpus”, “Poseidon Dark Journals” dan “Empat Dadu Bathara Terbelakang”. Berikut simak secuil musik dari album “The Throne Of Poseidon” di video di bawah ini. (aug/MK02)
.