Sebelum Rilis Album, ROUNDER Tebar Kebencian

Berawal dari kemarahan yang harus diluapkan, Rounder menggarap “Misbehaving”, sebuah single yang lahir dari keresahan unit metalcore asal Bandung ini terhadap toleransi dalam hal agama dan sosial yang terjadi belakangan ini. Tentang perayaan kebencian atas dosa-dosa manusia yang tidak paham akan makna toleransi.

“Nurani terbunuh atas dasar kepentingan suatu golongan tertentu. Mereka beranggapan bahwa saat ini sedang terjadi kekacauan sosial di masyarakat, dimana toleransi menjadi suatu hal yang sulit ditemukan. Berbagai kelompok dan golongan mendeklarasikan bahwa merekalah yang benar,” urai Rounder via siaran pers resminya.

“Misbehaving” yang merupakan single ketiga Rounder kali ini menghadirkan sumbangsih vokal tamu Yanuar Rizky, dari geng metalcore asal Tangerang Selatan, Undelayed. Menurut tuturan pihak band kepada MUSIKERAS, pertemuan dan kolaborasi mereka dengan Yanuar sebenarnya tidak direncanakan sebelumnya.

“Pada akhir tahun kemarin kami bertemu dan sepanggung dengan Undelayed di kota Tangerang, kemudian yang membuat kami tertarik untuk berkolaborasi dengan Yanuar Rizky. Karakter vokal dari Yanuar yang menurut kami cocok untuk menggambarkan kemarahan yang kami maksudkan,” cetus Rounder menegaskan.

Penggarapan rekaman “Misbehaving” sendiri dieksekusi oleh Fikri Hadyan Luthfi (vokal), Ramzy Fauzansyah (gitar), Razaq Caesar Oktavian (gitar), Bimo Dwi Anandi (bass) dan Ihsan Akbar (dram) selama kurang lebih 2-3 bulan secara mandiri. Tapi khusus untuk vokal tamu dikerjakan terpisah oleh Raga Maharasta dan Redhy Mahendra, sementara untuk mixing dan  mastering dikerjakan oleh Hamzah Ir dari Depthbase Records.

Dibanding dua single yang telah mereka rilis sebelumnya, yakni “Aftermath” dan “Disclosure”, Rounder yang sudah malang-melintang di skena metalcore sejak 2017 lalu ini menganggap tak ada pengembangan yang terlalu signifikan di single “Misbehaving”. “(Kami) menggambarkan amarah dengan memadukan musik hardcore dengan new age metalcore seperti Wage War, Polaris, Thornhill, Gideon. Dan ‘Misbehaving’ serta dua lagu sebelumnya akan ada di dalam album yang akan kami rilis.”

Ya, pada awal 2020 mendatang, Rounder telah mencanangkan bakal merilis album pertama mereka, yang diberi judul “Disclosure”. “Sejauh ini pengerjaannya sudah mencapai 75%!” (aug/MK02)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.