KILOMETER Kembali Meneror dengan Karya Hardcore

Unit hardcore asal Tangerang ini memulai terornya kembali. Sambil mempersiapkan amunisi-amunisi berbahaya untuk album penuh yang bakal mereka ledakkan tahun ini juga, Kilometer Hardcore telah melancarkan serangan pembuka lewat rilisan video lirik dari salah satu lagu terbaru mereka yang berjudul “Diam Tidak Lagi Emas”. Sebuah lagu yang meneriakkan sebuah perlawanan, serta menunjukkan bahwa diam hanyalah salah satu cara untuk menyerah!

Meskipun sempat beberapa kali didera bongkar pasang personel, namun Kilometer mengaku optimis bisa merampungkan album pertamanya nanti. Pasalnya, rekrutan personel baru, yakni bassis Toto “Betok” Sutanto dan gitaris Hary “Hap-Hap” Saputra (eks Trapped Outside) telah menyuntikkan tambahan energi baru buat mereka, melengkapi kekuatan yang sudah ada, yakni Saipul “Tebsky” Anwar (vokal), Almer Wildan Rivai (vokal), Pikri “Abel” Psrizapullah (dram) dan Yosaphat “Cepot” (gitar).

“Diam Tidak Lagi Emas” mulai digarap sekitar akhir 2018, dan menghabiskan waktu sekitar sebulan untuk perampungannya, mulai dari pembuatan trek panduan (guide) hingga ke fase mixing dan mastering. Namun setelah lagu yang direkam di Soundpole studio tersebut jadi, mereka malah sempat bingung memutuskan apakah akan merilisnya atau tidak.

“… Karena banyak perdebatan antara personel waktu itu, sampai akhirnya ada beberapa yang keluar dari band karena kesibukannya masing-masing dan Kilometer pun jadi ‘jalan di tempat’,” beber pihak band kepada MUSIKERAS, mengungkapkan.

Tapi pada pertengahan 2019, Kilometer mendapatkan angin segar dengan bergabungnya Betok dan Hap-Hap. Dari situ, akhirnya mereka pun memikirkan konsep baru dan menyepakati lagu “Diam Tidak Lagi Emas” dijadikan single pembuka di 2020.

“Saat pertama kami masuk studio dan Wisnu (Ikhsantama Wicaksana, penata teknis rekaman) bertanya, ‘Mau bikin musik kayak apa nih kalian?’, kami cuma jawab musik yang keras, tegas, lantang, dan kalau orang dengar lagunya jadi kepengen berantem gitu…,” seloroh mereka sambil tertawa.

Saat ini, menurut band yang konsep musiknya sedikit banyak terpengaruh band-band seperti Rise Of The Northstar (Perancis) dan Lionheart (AS) ini, kini tengah menggarap materi album dan sudah memasuki tahapan pematangan materi. “Karena kan banyak personel yang baru dan seleranya juga berbeda-beda. Jadi materi-materi kami yang lama kayaknya nggak akan kami pakai lagi. Mulai dari awal lagi.”

Kilometer terbentuk pada akhir 2010 silam, yang diprakarsai oleh formasi awal; Tebsky, Almer, Dodo (gitar) dan Jiung (bass). Lalu sepanjang perjalanan karirnya, proses gonta-ganti personel kerap terjadi. Sebelum merilis “Diam Tidak Lagi Emas”, Kilometer pernah merilis album mini (EP) berjudul “All About Pride” (2014). (aug/MK02)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.