FALLING IN REVERSE Rilis Versi Balada “The Drug in Me Is You”

Sembilan tahun sejak merilis lagu terpopularnya, “The Drug in Me Is You”, kini unit emo/metalcore asal Las Vegas, AS ini melakukan daur ulang istimewa terhadap lagu tersebut. Namun kali ini nyaris tanpa geberan distorsi, melainkan dieksekusi dalam format balada yang ‘gelap’ dan melankolis, dan diberi judul “The Drug in Me Is Reimagined”.

Di lagu versi baru ini, vokalis dan motor utama Falling In Reverse, Ronnie Radke menyanyikannya sambil memainkan piano, dengan dibayangi alunan orkestra di belakangnya. Seperti yang terlihat di visualisasi video musiknya.

“(Lagu ini) dibuat khusus untuk para penggemar kami yang mengikuti sejak awal,” tulis pihak Falling In Reverse via akun Twitter resminya.

“Lagu ini dibuat bukan untuk berharap mendapatkan penggemar baru. Saya ingin ‘menelanjangi’ musiknya untuk menunjukkan betapa jujur liriknya. Sehingga Anda semua bisa merasakannya lewat cara yang benar-benar berbeda,” seru Ronnie Radke menambahkan.

Bisa dibilang, cikal bakal lahirnya Falling In Reverse terjadi saat Ronnie Radke masih mendekam di penjara pada 2008 silam, setelah terlibat kasus pembunuhan yang sebenarnya tidak melibatkan langsung dirinya. Saat itu, Ronnie masih tercatat sebagai vokalis band post-hardcore Escape the Fate dan bahkan sempat merilis album “Dying Is Your Latest Fashion” (2006). Selama di dalam penjara, Ronnie membentuk band baru bernama From Behind These Walls dan mulai membuat demo berisi empat lagu baru. Namun karena terbentur masalah hak cipta nama, Ronnie lantas mengganti nama bandnya menjadi Falling In Reverse.

Dengan formasi Ronnie, Nason Schoeffler (bass), Jacky Vincent (gitar), Derek Jones (gitar) dan Scott Gee (dram), Falling In Reverse mulai menggarap album debutnya di Paint it Black Studios, di Orlando, Florida pada Januari 2010. Sepanjang proses pembuatannya, terjadi pula perubahan formasi yang berujung pada bergabungnya dramer Ryan Seaman dan bassis Mika Horiuchi. Namun keduanya tidak terlibat di rekaman album walaupun namanya tercantum di kredit.

“The Drug in Me Is You” yang juga diproduseri oleh Michael ‘Elvis’ Baskette dirilis pada 25 Juli 2011 via Epitaph Records dan berhasil menduduki peringkat 19 terlaris di Amerika Serikat versi Billboard 200. Album ini melahirkan tiga single, yakni “Raised by Wolves”, “The Drug in Me Is You” dan “I’m Not a Vampire”. Video musik single ketiga ini ditonton lebih dari sejuta pasang mata di media sosial hanya dalam hitungan tiga hari. Sejauh ini, Falling In Reverse sudah merilis empat album, yakni “The Drug in Me Is You”, “Fashionably Late” (2013), “Just Like You” (2015) dan “Coming Home” (2017).

Pada 8 April 2019, Falling In Reverse merilis single berjudul “Drugs” yang menghadirkan vokal tamu, yakni Corey Taylor dari Slipknot dan Stone Sour. Lalu pada 20 November 2019, sebuah single baru kembali dirilis, yang berjudul “Popular Monster”.

Untuk kebutuhan tur, Falling In Reverse saat ini diperkuat formasi Ronnie Radke, Derek Jones (gitar), Tyler Burgess (bass), Max Georgiev (gitar) dan Johnny Mele (dram). (MK03)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
infusion
Read More

INFUSION: Lebih Brutal di “Carmine”

Melanjutkan perjalanannya di pentas musik ekstrem, kali ini Infusion hadirkan kobaran musik yang lebih agresif, gelap dan mengancam di lagu terbarunya.
gabrielle
Read More

GABRIELLE: “Metal Menarik dan Seru!”

Usai terapkan elemen alternative/gothic rock di lagu debutnya, kini Gabrielle ‘pindah alam’ ke ranah metal ekstrem lewat album mini (EP) “Animals”.
lurruh
Read More

LURRUH: Wajah Lama, Kebrutalan Baru

Manifestasi kegagalan manusia dimuntahkan Lurruh di karya debutnya, “Heresi” yang mengeksplorasi formula metalik hardcore yang modern dan brutal.
repton
Read More

REPTON: Ingatkan Tragedi Kelam Mei ’98

Menyambut perilisan sebuah album split, Repton menyuarakan trauma kolektif dari Tragedi Mei 1998 silam dalam kobaran slam metal berbalut rap/DJ.