Dari galaksi musikal yang sarat nuansa psychedelic rock, unit rock asal Bandung ini mencoba menawarkan konsep yang berbeda ke skena rock independen Tanah Air. Single terbarunya, “Sound of Nothing” seolah mengajak para pendengarnya untuk ikut melarikan diri dari realita kehidupan, di saat jenuh melanda. Lagu itu juga sekaligus menjadi pembuka menuju perilisan album debut “Escape from Nebula”.
“Dari segi musikal, sebenarnya ‘Sound of Nothing’ itu lagu yang menggambarkan kondisi kami juga secara personal,” tutur pihak band kepada MUSIKERAS, menegaskan.
“Ketika kami jenuh dengan hiruk pikuk kehidupan sekarang, masalah dalam pekerjaan, hubungan, dan kami berpikir kami butuh sesuatu yang sunyi, menenangkan, tapi ya dari sesuatu yang ‘nothing’ dan mungkin dengan seperti itu bisa menjadi jawaban dari permasalahan-permasalahan tersebut.”
Para personel Space Submarines, yakni Mochammad Ramadhan (vokal/gitar), Gema Ramadhan (gitar), Devi Willian (bass) dan Putra ‘Uta’ Ari Setiawan (dram) mengakui, saat menggarap “Sound of Nothing”, mereka mengacu ke beberapa referensi lagu-lagu rock usang, seperti “Comfortably Numb” (Pink Floyd) dan “Soldier of Fortune” (Deep Purple), yang memadukan nuansa psychedelic rock dengan rock ballad.
Tentang album “Escape from Nebula” yang direkam di Red Studio dan Funhouse Studio serta bakal memuat 10 lagu plus sebuah komposisi instrumental tersebut, Space Submarines butuh waktu sekitar tujuh tahun untuk menyiapkannya. Kenapa selama itu?
“Karena kami terbentur sama realita kehidupan kami masing-masing. Namun sebenarnya (koleksi) materi lagu kami sudah banyak sejak 2016 lalu, dan kami pun sudah beberapa kali rekaman. Tapi mungkin waktunya belum pas untuk mempublikasikan lagu-lagu tersebut dan lebih memilih untuk mendalami serta belajar lagi bagaimana membuat musik dan lagu yang enak untuk didengar, lebih matang dari segi sound, instrumen dan lirik.”
Space Submarines mulai menggeliat pada 2013 silam. Nama band tersebut terinspirasi dari sebuah film berjudul “Submarines” (2010), yang lantas mereka tambah dengan kata ‘space’ atau luar angkasa. “Kami menggunakan nama Space Submarines juga sebagai ‘kendaraan-kendaraan’ yang kami jadikan sebagai obyek untuk melarikan diri dari realita kehidupan yang kami jalani, yang kami asumsikan sebagai galaksi Nebula.
Saat masih diperkuat formasi awal, yakni Rama, Devi, Dion (gitar) dan Fajrul (dram), band ini berhasil menelurkan single berjudul “Tricky Policeman” yang disiarkan via kanal Soundcloud dan YouTube. Namun pada periode 2014-2015, posisi Dion dan Fajrul digantikan oleh Gema dan Uta. Dengan formasi inilah, Space Submarines pun siap mengarungi perjalanan sekaligus pelarian mengarungi ‘galaksi’ lain dengan mimpi setinggi angkasa (space) dengan ‘kepala’ yang tetap rendah (submarines). “Keep your dreams up high and your heads down low, man!”
“Sound of Nothing” kini sudah bisa dinikmati via berbagai platform penyedia jasa dengar musik digital (streaming) seperti Spotify, iTunes, Deezer dan Soundcloud. (mdy/MK01)
.