SROM Rilis “Rock On Metal Brotherhood Vol. 1” Hari Ini

Satu lagi kreativitas yang harus diacungin jempol lahir di tengah musibah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia. Sebuah komunitas bentukan 25 Oktober 2017 bernama Seduluran Rock On Metal (SROM) yang lahir dari pertemanan dan percakapan di aplikasi WhatsApp, akhirnya membuktikan tekadnya untuk merilis sebuah album kompilasi metal.

Hari ini, secara resmi SROMPILATION (kompilasi SROM) bertajuk “Rock On Metal Brotherhood Vol. 1” itu pun dirilis. Ada 13 band cadas dengan karyanya masing-masing yang termuat di album ini. Berikut daftar lengkapnya:

1. “Rider From Inferno” (Wafat)

2. “Militansi” (Newflag)

3. “Hope” (Salahudin Al Ayubi)

4. ”Darkforce Awakens” (Dreamer N Fighters)

5. “Melangkah Kedepan” (Rockway)

6. “Mati Karena Gila” (Burningdog)

7. “Tiada Tepi” (Maraville Sheila)

8. “Hasrat Laknat” (Necrology)

9. “Hardcore Bukan Pelakor” (Bacot)

10. “Luka Yang Terpendam” (Suku Qlawu)

11. “Paranormal Syndrome” (Slaughterion)

12. “Kawan” (Firecrackers)

13. “Duka Pahlawan” (Lava)

Bagi para penggagas SROM, yakni Kimung (Malang), Irani Faza (Batang) dan Adhi Barzah (Madiun) plus bantuan dari Ega dan Deady (Batang), dirilisnya kompilasi “Rock On Metal Brotherhood Vol. 1” antara lain bertujuan sebagai wadah bagi band-band yang tergabung di WhatsApp Group SROM. Namun karena animo yang luar biasa dari band-band yang tergabung di grup tersebut maka proyek kompilasi ini rencananya bakal dibuat dalam beberapa seri.

Lantas, kenapa menggunakan istilah ‘brotherhood’? “Karena esensi yang diusung adalah ‘Rock On Metal’-nya. Dan ketika (proyek) ini akan go public maka ketika dikonversikan ke ‘brotherhood’ akan terasa lebih universal,” cetus pihak SROM via siaran pers resminya.

Kompilasi “Rock On Metal Brotherhood Vol. 1” sendiri dirilis dan diedarkan dalam format cakram padat (CD) serta kaset pita. (*/MK03)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darraq
Read More

DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional

Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
revelish
Read More

REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern

Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
killer of gods
Read More

KILLER OF GODS: Tusukan Kebrutalan Demagogi

Album brutal death metal yang mengangkat kritik atas demagogi dan ketimpangan sosial disemburkan Killer Of Gods lewat sembilan amunisi lagu beringas.
metyr
Read More

METYR: Paduan Post-Black dan Blackgaze

Tiga lagu diguyurkan Metyr sekaligus lewat album debut (EP) self-titled yang sarat paduan elemen post-black metal, shoegaze dan post-rock yang atmosferik.