SEPATU KOTOR Geram, Lalu Menerjang Lewat “Gertak”

Suatu hari di pojok perkotaan yang sangat ramai di daerah Jember, Jawa Timur, sekelompok musisi pop punk yang menamakan dirinya Sepatu Kotor memvisualisasikan video untuk promosi single terbarunya, yang bertajuk “Gertak (Geram Tuk Buktikan)”.

Di video musik hasil kolaborasi Sepatu Kotor dengan @janeinc_ dan Orens Production itu, mereka – Zhenvio Gilang Anggariesta (vokal), Sebastian Orlando (gitar), Imam Fachrul Rozzy (bass), Firman Maula (gitar) dan Seno Aji Kusuma (dram) – menggambarkan salah satu bagian lagu “Gertak”, yang bercerita tentang seseorang yang sudah muak dengan cibiran-cibiran yang bisa membuat dirinya merasa ‘jatuh’ dan kehilangan semangat. Namun dia membuktikan bahwa cibiran tersebut hanyalah sebuah omong kosong. Dia terus berusaha untuk membuktikan bahwa dirinya bisa dan alam pun menyertai usahanya hingga dia akhirnya berhasil. 

Pembuatan single “Gertak” sendiri digarap Sepatu Kotor selama sekitar 2-3 bulan, dimana proses rekamannya mereka eksekusi di Wakajzee Studio. Dibanding materi album mini (EP) debut mereka yang berjudul “Love Hibernation”, ada sedikit pergeseran konsep yang diterapkan Sepatu Kotor.

“Berbeda sangat drastis karena pada materi single ini beat-nya lebih kencang dan materinya lebih matang. (Namun) Dari segi musikalitas tiap personel berbeda-beda referensinya, tapi garis besarnya tetap pop punk,” beber pihak band kepada MUSIKERAS, memperjelas.

Usai perilisan video “Gertak”, Sepatu Kotor selanjutnya akan terus menggarap single demi single, yang nantinya bakal bermuara di kemasan album pertama. 

Sedikit menengok ke belakang, Sepatu Kotor terbentuk pada 2018 di kota Jember. Sempat berganti-ganti personel, namun sejak awal telah berkonsentrasi di garis pop punk. Sebelum “Gertak”, Sepatu Kotor telah merilis dua single serta sebuah EP, dan juga sudah menyelesaikan tur bertajuk “Mengitari Jawa Part 1”. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *