EXCROWDED Lepas dari Keterpurukan “Under The Trapped”

Pejuang hardcore asal Malang, Jawa Timur ini menyebut kehadiran mereka sebagai nafas baru yang mampu memberikan warna untuk skena hardcore independen di kotanya, lewat paduan gaya oldschool dan modern. Sebuah formula yang telah mereka tandaskan lewat album “Self Control” rilisan Juni 2020 lalu, serta sebuah visualisasi dari single “Under the Trapped” yang telah tayang di YouTube sejak pertengahan bulan lalu.

“Dari segi riff, kami terinspirasi dari beberapa band oldschool seperti Ryker’s, Madball dan Strife,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, memberi petunjuk.

Namun di luar itu, beberapa personel mereka juga mendengarkan sedikit banyak beberapa musik hardcore baru seperti Knocked Loose, Get the Shot dan lain-lainnnya. “Dari segi musikal, kami sendiri masih bingung. Mau dikatakan oldschool tapi modern, mau dibilang modern tapi kami juga masih membawa gaya oldschool.”

Formasi Hazbi Azmi (vokal), Rizaldi Prakasa (dram), Gilang Akbar (gitar) dan Maldino Saputra (bass) menggarap “Self Control” selama kurang lebih dua tahun, dimana proses rekaman serta mixing dieksekusi di Eighteen Studio, Bululawang. Lalu saat menulis lirik-liriknya, Excrowded mengaku tidak begitu kesulitan karena kurang lebih, di album tersebut, menceritakan keresahan mereka sendiri. Misalnya di single “Under The Trapped”, mereka menceritakan keterpurukan dan kebangkitan band mereka. 

“Di sini kami mencoba untuk menstabilkan pikiran yang juga berarti memposisikan sudut pandang dalam melihat realita, fokus pada tujuan, mengedepankan netralitas, mempertajam opini, namun di satu sisi tak menjatuhkan oposisi. Mempositifkan pikiran, mengubah sudut pandang dan menjaga emosi. Keresahan, ego dan emosi yang terperangkap dalam diri diwujudkan dalam bentuk karya padu padan instrumen lirik yang dikemas secara satir dan sarkas serta pengemasan suara sebagai bentuk ekspresi dan menjadi karakter band.” 

Excrowded sendiri terbentuk pada 2015 lalu dan mengawali kiprahnya lewat rilisan demo berisi tiga lagu, salah satunya bertajuk “No Matter and Relentless” pada 2017. Jika situasi pandemi telah kondusif, Excrowded mencanangkan bakal menggelar tur dan merilis video klip baru lagi. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darksovls
Read More

DARKSOVLS: Energi Baru Usai Coki Hengkang

Sebagai lanjutan dari rilisan “Frustrasi Kolosal”, Darksovls kini melontarkan “Spektrum Kedap Cahaya”, menandai era baru yang lebih depresif.
dottland
Read More

DOTTLAND: Bukan D-Beat / Crust Punk yang Pakem

Unit d-beat crust punk Dottland (atau ditulis Döttland) akhirnya merilis album debutnya, “Negara Mati” sebagai ungkapan jujur dalam melihat realita saat ini.