BROKEN CULTURE: “Kami Menggabungkan Slipknot, Burgerkill dan Beside.”

Enam tahun tanpa karya tidak menghentikan laju unit metal asal Bandung ini. Dengan wajah serta konsep musik yang baru, Broken Culture menancapkan kembali eksistensinya lewat single enerjik bertajuk “Darkness”. Formasi terbarunya, yakni Muhammad Gilang Rizky Taohid (gitar), Willy M. Ilham (bass), Putra Nurfajri (gitar), Eka Ginanjar (dram) dan Doni (vokal) melebur tiga pengaruh kuat dari band cadas dunia, Slipknot dengan dua pahlawan lokal Burgerkill dan Beside.

Konsep tersebut mereka sebut lebih ‘easy listening’, namun digarap dengan sangat matang. Untuk mencapai hasil yang maksimal, penggarapan “Darkness” bahkan sampai memerlukan dua kali proses rekaman, sebelum akhirnya mencapai kata ‘pas’.

“Proses mentah ‘Darkness’ sendiri sudah dibuat waktu kami (masih) duduk di bangku SMA, sekitar tujuh tahun lalu. Setelah itu baru disempurnakan di 2020 ini. Setelah vakum, (kami) mendapatkan ide baru, lalu kami proses lagu ini yang memakan waktu kurang lebih lima bulan, dibantu oleh (studio rumahan) Bassrange Music yang memproduseri lagu ini,” beber Broken Culture kepada MUSIKERAS menerangkan.

Saat menjalani prosesnya, Broken Culture yang telah menggeliat sejak 2013 lalu ini terpaksa harus menjalani dua kali proses rekaman karena hasil yang dianggap masih kurang maksimal, terutama di lini vokal. 

“Kami tiga kali mengganti featuring untuk bagian clean vocal, chorus dan bridge, sebelum (pilihan) yang keempat dirasa maksimal. Hal ini terjadi karena kurang tercapainya pembawaan emosi yang maksimal dalam lagunya. Jadi kami memilih dan memilah vokalis wanita yang sesuai untuk mendapatkan feel yang sesuai ekspetasi,” ujar pihak band, yang akhirnya memilih Airin Aldiana sebagai vokalis tamu di lagu “Darkness” tersebut.

Tuturan lirik di “Darkness” sendiri terinspirasi dari kondisi mental yang buruk salah satu personel Broken Culture yang diceritakan ke dalam lagu ini. Menceritakan perjuangan seseorang saat mengalami depresi, yang menyebabkannya ‘overthinking’ terhadap sesuatu yang belum terjadi. Ketika kondisinya memburuk, terdengarlah suara bisikan-bisikan negatif di dalam pikirannya, yang menyebabkan keresahan pada dirinya.”

Untuk mendengarkan single “Darkness” dapat diakses melalui platform musik digital seperti Spotify, iTunes dan Deezer. Dan rencana berikutnya, Broken Culture bakal mendaur ulang lagu “Angkara” yang ditargetkan sebagai salah satu materi perilisan album mini (EP) mendatang. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.