Via “More Perverse”, SAMUM Ingin Letupkan Metalcore yang Berbeda

Melanjutkan rangkaian pencarian jati diri para personel band ini, Samum pun meletuskan single “More Perverse”. Karya rekaman terbaru milik band yang baru terbentuk pada awal 2019 lalu tersebut, membawa para pendengar Samum memahami tentang sebuah takdir kehidupan, dimana pada akhirnya akan membawa manusia pada kegelapan hidup yang lebih sesat, sesuai dengan judulnya “More Perverse”.

“Memahami rencana Tuhan bahwa semua akan menjadi lebih baik pada masanya, tetapi banyak manusia yang justru lebih larut dalam kegelisahan akan takdir dan bertanya-tanya apakah ini semua hanya takdir atau kebohongan semata. Tipu daya iblis pun lebih sering hadir dalam diri manusia yang tidak memiliki keyakinan yang kuat,” urai Samum lewat siaran pers resminya.

Formasi Muh. Amier Yudhistira a.k.a. Dede (vokal), Supriyadi a.k.a. Fardy (gitar) dan Bayu Putra Santoso (gitar) serta bantuan dua musisi additional, mulai menggarap materi “More Perverse” sejak 2019 lalu, dan saat itu sudah betul-betul matang. 

“Dan pada akhirnya, di 2020 kami baru masuk buat proses rekamannya di salah satu studio milik kami pribadi,” tutur pihak band kepada MUSIKERAS.

“Konsep musik aransemennya dibuat dari ide teman-teman Samum sendiri, yang awal mulanya cuma sekadar pola-pola biasa dan akhirnya dikembangkan oleh masing-masing personel. Harapan kami, kami ingin membuat konsep yang beda dibanding (band) metalcore lainnya.”

Secara paralel, Samum yang terbentuk pada awal 2019 lalu ini, juga sudah mulai menyiapkan beberapa materi untuk pembuatan album pendek (EP), dan berharap bisa cepat kelar tahun depan. Pada Mei 2020, Samum telah memperkenalkan eksistensinya lewat single “Delusi”. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
incremation
Read More

INCREMATION: Kini Dinaungi Label Asal AS

Melalui New Standard Elite, Incremation merilis “Litany of Deliverance” yang sedikit banyak merupakan gambaran awal dari wajah album terbarunya nanti.
analtopsy
Read More

ANALTOPSY: Semakin Sadis dan Gelap

Melalui album mini (EP) “Septic Overload”, Analtopsy melangkah lebih jauh, dengan distorsi yang lebih berat, lebih kotor dan lebih brutal dari sebelumnya.
antrodemus
Read More

ANTRODEMUS: Death Metal 70-an?

Album terbaru Antrodemus, “Annihilation” memperlihatkan arah baru musik mereka yang semakin progresif, yang menyatukan agresi ekstrem dengan refleksi filosofis.