Sekitar delapan bulan sejak resmi dibentuk, unit deathcore yang berbasis di Tangerang, Banten ini akhirnya melampiaskan karya rekaman debutnya, sebuah single berjudul “Angels on Heroin”.
Lirik lagu tersebut, menggambarkan tentang dunia yang semakin rusak karena ulah manusia. Keserakahan dan ketidakpedulian merupakan hal utama yang dibahas di “Angels on Heroin”.
“… We pull the ropes higher than angels on heroin.”
Para personel Archadia, yakni Difizckal ‘Fizckal’ Satriatama (vokal), Nikolas Vito (gitar), Piano Patra (gitar) dan M. Fiorel ‘Fio’ Fajri Hilmi (dram) menggodok materi “Angels on Heroin”selama dua bulan, mulai dari penggarapan materi hingga eksekusi rekamannya.
Archadia mendeskripsikan konsep musik mereka di single “Angels on Heroin” berada dalam pusaran deathcore, yang sedikit banyak menyerap pengaruh dari beberapa band luar.
“Referensi musik kami adalah dari Chelsea Grin dan Suicide Silence,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, menegaskan.
Setelah perilisan “Angels on Heroin”, Archadia tidak buang-buang waktu, langsung merancang materi untuk album mini (EP) pertama mereka, yang diharapkan dapat dirilis awal tahun depan. (aug/MK02)
.