GRASS N’ HOPPER Luncurkan ‘Godaan’ Menuju EP “Mood:Pure”

Mengombinasikan daya tarik modern emo a la band-band seperti Citizen dan Movements, yang lantas sedikit disisipi elemen pop punk model The Story So Far dan Neck Deep, unit rock asal Yogyakarta ini bersiap merilis sebuah album mini (EP) bertajuk “Mood:Pure”. Tapi sebelumnya, Grass N’ Hopper telah meluncurkan dua single ‘penggoda’ berjudul “Aversion” dan “Laras”, serta yang terbaru, “Kita” pada awal Februari 2021 lalu. 

Di trek berdurasi lebih dari empat menit tersebut, band bentukan Oktober 2019 lalu ini memperluas eksperimen musiknya. Anselmus Bagas P.K (gitar), Andryawan Restu S (vokal) dan Herlian Ihsan (dram) mengeksekusinya secara eksperimental, yang dilengkapi penuturan lirik tentang keresahan personal. Pemilihan diksi lirik yang multi-interpretatif bagi para pendengarnya menjadikan “Kita” lagu yang unik.

“Kita” sebenarnya merupakan sebuah materi yang sudah dikerjakan Grass n’ Hopper – termasuk materi lain di “Mood:Pure” – dengan mendiang Jodi Ryan Firdaus, dramer mereka yang telah menghadap Yang Maha Kuasa pada Februari 2020 lalu. Sebagai bentuk penghormatan terhadap karya yang telah dituangkan Jodi. 

.

.

Pengerjaan EP “Mood:Pure” dimulai saat Jodi menyelesaikan isian dram lagu “Laras” yang harusnya menjadi lagu pertama Grass n’ Hopper. Sebelum rekaman, mereka mengadakan workshop selama dua bulan, lalu menggaet produser dari Southstar Records yang juga merupakan vokalis Holiday With Masha, Angger Putra Yudiarta.

“Dalam pengerjaannya, kami melakukan teknik scratch recording, dimana kami mengerjakan tiap instrumen secara bergantian, tidak secara live session bersama. Total pengerjaan EP ini berkisar satu minggu, dengan empat hari tracking dan tiga hari mixing dan mastering yang kami lakukan di Southstar Records, Wates, Kulonprogo,” urai pihak band kepada MUSIKERAS.

Dari segi musikal, lanjut mereka, ”Mood:Pure” disuguhkan dengan konsep yang beragam, namun tetap mengedepankan satu garis besar yang sama, yakni ekspresif. Setiap lagunya memiliki latar belakang influence yang berbeda. Sementara di lagu “Kita”, Grass n’ Hopper merasa membutuhkan visualisasi untuk menguatkan makna yang terkandung dalam liriknya. 

“Yang membedakan ‘Kita’ dengan dua lagu kami sebelumnya (‘Laras’ dan ‘Aversion’) adalah penggunaan riff-bukan-kord di bagian verse-nya yang kemudian ditutup dengan sentuhan post rock.”

Jika tak ada halangan, rencananya, EP “Mood:Pure” bakal dirilis sekitar Juni atau Juli 2021 mendatang. Grass n’ Hopper berharap, peluncuran EP tersebut dapat melanjutkan misi Almarhum Jodi Ryan Firdaus, sambil memulai fase bermusik Grass n’ Hopper selanjutnya. (aug/MK02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
carousels
Read More

CAROUSELS: Metalcore, Synth, Saksofon!

Gagasan lama yang muncul di 2019 silam, akhirnya diwujudkan Carousels di lagu terbarunya. Mengombinasikan synthwave, metalcore dan saksofon!
rahasia intelijen
Read More

RAHASIA INTELIJEN: Berharap Bisa Merilis EP

Unit metal alternatif Jakarta, Rahasia Intelijen akhirnya menguak kasus baru lagi, lewat lagu berlirik tajam, tentang narasi religius yang berlumuran darah.
hellcrust
Read More

Ini Perbedaan HELLCRUST dan DARKSOVLS

Bangun dari hibernasi, Hellcrust rilis lagu terbaru, “Rekonstruksi Kerak Neraka”. Tapi yang mengejutkan, kali ini formasinya sama persis dengan Darksovls!
splitfire
Read More

SPLITFIRE: Dari Club/Cafe ke Panggung Rekaman

Kenyang manggung di berbagai cafe dan club di Indonesia, bahkan hingga ke kawasan Asia Tenggara, kini Splitfire makin mantap selami industri musik rekaman.