Jelang Album Baru, CHORIA Lepas Single Black Metal yang Gelap

Choria melanjutkan perjalanannya menyusuri berbagai tema lanskap, sejarah, serta kondisi sekitar mereka, dalam kemasan jubah gelap bernama ‘black metal’. Kini unit keras asal Kota Hujan Bogor, Jawa Barat ini baru saja melepas single terbaru, “Maria’s Tale I: Thorn Queen” sejak 17 Februari 2021 lalu via bendera Interlude Records.

Sejak terbentuk pada 17 Desember 2016, Choria yang sempat mengawali karirnya memainkan berbagai jenis musik seperti hardcore, punk dan turunannya seperti Dbeat dan Neocrust ini, sebelumnya sudah mengoleksi rilisan berupa single debut berjudul “Nature Teaches” (2017) serta album “Black Secret Beyond of Nature” (2018).

Menyusuri malam sunyi dan dingin, menembus halimun dalam penantian panjang berujung pengorbanan, adalah gambaran lanskap yang coba dikisahkan Choria lewat komposisi “Maria’s Tale I: Thorn Queen”. Struktur lagu dengan komposisi musik yang lirih dan melodius masih mendominasi karakter band ini, plus suasana megah yang dibangun lewat harmonisasi instrumen menjadi pelengkap riwayat seorang Maria hingga bertemu maut.

Sebuah penantian yang akhirnya terbayar oleh Rsharsh Leonard (gitar/vokal), Zardlord (gitar), Vakh (bass), Steew (kibord) dan Jou (dram) dalam menyambut opus kedua mereka, sebuah album terbaru bertajuk “A Dismal Repertoire” yang diproyeksikan meluncur pada Maret 2021 mendatang.  “Maria’s Tale I: Thorn Queen” sendiri merupakan satu dari tujuh track di album tersebut, yang direkam Choria sejak Desember 2020 hingga Februari 2021 lalu.

.

.

“Maria’s Tale I: Thorn Queen” serta seluruh materi album dieksekusi di Rockynet Studio, diramu dan disempurnakan oleh tangan dingin Rsharsh, personel Choria sekaligus orang belakang meja Tonebetter Soundlab.

“Kami mengemas lagu ‘Maria’s Tale’ diawali dengan mencari riff yang cocok serta suasana yang akan dibangun pada nomor tersebut. Setelah itu masuk dalam tahap produksi, membuat guide serta tabulasinya. Kami punya banyak referensi musik terutama dari berbagai turunan musik black metal yang tidak bisa menjabarkannya satu persatu,” urai Rsharsh kepada MUSIKERAS, mengungkapkan.

Saat ini, tahapan proses pengerjaan materi “A Dismal Repertoire” sudah berjalan hingga 80%. Pemolesan mixing dan mastering dieksekusi sendiri oleh Rsharsh di studio miliknya, Tonebetter Soundlab. Selanjutnya, Choria akan masuk tahap duplikasi dan pengemasan format fisik, dan bahkan telah memulai sesi pra-pesan pembelian album melalui label Interlude Records.

“Maria’s Tale I: Thorn Queen” sendiri kini bisa disimak melalui layanan musik digital seperti Bandcamp, Soundcloud dan YouTube. (aug/MK02)

Kredit foto: Rio Blaze

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *