WOODGUN Eksekusi “Black Garden” dengan Distorsi Hybrid

Usai menancapkan bendera keberadaannya lewat tiga amunisi single yang diluncurkan tahun lalu, yakni “Comeback”, “Hereafter”  dan “Welcome Little One”, trio cadas asal Jakarta yang terbentuk pada 2015 lalu ini pun kembali melontarkan karya rekaman baru. Sebuah single keras bertajuk “Black Garden”, yang diperdengarkan sebagai nomor pemanasan menuju perilisan album studio debut Woodgun, yang kini sudah rampung penggarapannya. 

Tapi kali ini, Rizki Mulyadi (vokal), Zeinaudy Azfaury (gitar), Rizki Wijoseno Dwiputra (bass) mengedepankan cita rasa yang sangat berbeda dibanding tiga lagu yang telah mereka produksi. Kesan agresif di musik mereka dibuat lebih ‘nendang’, dengan sentuhan distorsi gitar modern serta patahan breakdown a la band-band modern metal atau metalcore era ‘2000an. 

“Secara musikalitas, referensi kami sebenarnya cukup tidak beragam,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, menerangkan. “Bisa dibilang, mungkin karena kemajuan teknologi yang membuat kami jadi bisa memilih atau memutuskan sendiri musik-musik apa yang kami suka. Tapi karena kecintaan kami akan musik keras, atau lebih spesifik ke metalcore, deathcore dan hardcore, yakni musik-musik dengan distorsi serta tuning rendah seperti Periphery, Chelsea Grin, Architects, Loathe dan lain-lain, telah sangat menginspirasi kami dalam pembuatan album kami, terutama di ‘Black Garden’.”

.

.

Proses pembuatan single “Black Garden” sendiri dieksekusi Woodgun dengan terapan jarak jauh. Maklum sang vokalis, Rizki Mulyadi, saat ini tengah berada di Erfurt, Jerman untuk menjalani studinya. Ia sudah berada di sana sejak 2016 lalu. Makanya, hampir keseluruhan proses rekaman, termasuk pemolesan mixing dan mastering diselesaikan oleh Rizki di sana. Sehingga, karena keterbatasan jarak, ada beberapa trek gitar yang dilakukan oleh Zeinaudy yang harus dikirim kembali ke Jerman untuk proses mixing dan mastering.

Penggarapan single “Black Garden” terbilang cukup cepat. Woodgun memulainya pada akhir Februari, dan “Black Garden” adalah lagu kedua yang mereka selesaikan. Lalu, kurang lebih sekitar dua minggu setelahnya, mereka telah menyelesaikan tiga lagu yang nantinya juga akan termuat di album Woodgun.

“Proses penggarapan album kami sudah selesai. Hanya tinggal menunggu waktu untuk perilisannya, karena kami saat ini berencana untuk mengeluarkan dua single lagi setelah bulan Ramadhan dan melakukan promo atau tur launching setelah perilisan album kami nanti. Tentu jika memungkinkan dan musibah corona benar-benar tidak lagi menjadi penghalang untuk berjalannya event.”

Single “Black Garden” kini telah bisa diakses di seluruh platform digital seperti Spotify, Apple Music, Amazon Music, Google Play, Dezzer dan YouTube. (aug/MK02) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *