STEREOWALL: Perjalanan Emosi yang Semakin Cadas

Di lagu terbarunya berjudul “Antara”, Stereowall mulai berani beri ruang untuk eksplorasi vokal Zeva, namun dengan proses transisi yang lebih natural.
stereowall
STEREOWALL

Stereowall semakin berani menunjukkan eksplorasi musikalitasnya, yang sedikit banyak terpicu oleh karakter berbeda di vokalis barunya. Pengembangan itu ditunjukkan di lagu “Antara” yang baru saja dirilis.

Aransemen di karya rekaman terbaru itu dibalut elemen alternative rock yang emosional dan dinamis. Lalu diperkuat karakter vokal Zevana Arga (Zeva) yang ekspresif.

Menjadi rilisan kedua sejak bergabungnya Zeva sebagai vokalis, “Antara” hadir sebagai langkah Stereowall berikutnya dalam memperkenalkan warna barunya. Setelah sebelumnya telah ‘dipanaskan’ di lagu “Sisa Asa” yang dirilis pada 27 Januari 2026 lalu.

“Jika diibaratkan ‘Sisa Asa’ itu perkenalan, maka ‘Antara’ itu fase PDKT-lah… ketika kami mulai nunjukin yang lebih dari karakter baru di Stereowall,” tutur bassis Ramadhan Satria (Mamed) kepada MUSIKERAS, mewakili rekan-rekannya di band.

Di “Sisa Asa”, lanjut Mamed lagi, Stereowall masih mencoba memperkenalkan warna baru Zeva secara perlahan. Namun mereka sengaja menjaga supaya transisinya tidak terlalu jauh dari identitas band yang sudah dikenal sebelumnya.

(Baca ulasan tentang “Sisa Asa” di tautan artikel ini)

“Makanya, lagu itu rasanya lebih kayak jembatan antara Stereowall yang lama dan yang sekarang. Sementara di ‘Antara’, kami mulai lebih berani kasih ruang buat karakter vokal Zeva.”

Tapi tentu saja, “Antara” belum sepenuhnya menyentuh titik maksimal dari eksplorasi yang dilakukan Stereowall. Karena mereka merasa, sebenarnya masih banyak sisi lain yang bisa dieksplorasi dari kemampuan vokal Zeva.

“Kami melihat ‘Antara’ sebagai salah satu langkah buat memperlihatkan warna vokal Zeva yang lebih matang, namun masih ada banyak kemungkinan yang ingin kami coba di karya-karya berikutnya. Kedua lagu itu cukup merepresentasikan fondasi dari arah musik Stereowall yang sekarang.”

stereowall

Kehilangan, Kenyataan

Penggarapan teknis peracikan komposisi serta aransemen “Antara” dijalani Mamed, Zeva, gitaris Rama Mayristha dan Usay Sunny serta kibordis Reiner Ramanda (Inay) – plus bantuan dramer Miracle Chisara Ibrahim (Michy) – kurang lebih sama dengan tahapan yang dilakukan di rilisan sebelumnya.

Lagu tersebut berangkat dari gagasan lirik yang dibuat Rama dalam versi bahasa Inggris. Dari situ, Mamed lalu mencoba menulis ulang liriknya ke dalam bahasa Indonesia dan menyesuaikannya dengan sudut pandang personal dirinya.

“Setelah lirik, dan sebagian notasi mulai terbentuk, baru teman-teman yang lain masuk secara bertahap buat mengembangkan aransemen, dinamika, serta detail-detail musiknya sampai menjadi versi final yang didengar sekarang.”

Tentu, dalam menjalani prosesnya, ada tantangan yang cukup signifikan. Mamed mengakui, mereka harus bisa menjaga keseimbangan antara cerita yang ingin disampaikan dengan perkembangan musikalitas Stereowall itu sendiri

Tema liriknya sendiri menegaskan bahwa sebuah perjalanan hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ada kehilangan, hingga berbagai fase yang mengharuskan seseorang belajar menerima keadaan sebelum kembali melangkah.

“Antara” bercerita tentang seseorang yang berada di persimpangan antara kehilangan dan kenyataan. Sebuah fase yang kerap dialami banyak orang ketika harus menghadapi perubahan atau menerima bahwa tidak semua hal dapat berjalan sesuai harapan.

“Lagu ini berbicara tentang proses berdamai dengan masa lalu. Tentang bagaimana seseorang tetap memilih berdiri di tengah kehilangan tanpa terus terjebak pada apa yang telah pergi,” urai pihak band.

Stereowall ingin menyampaikan bahwa penerimaan bukanlah bentuk kekalahan, melainkan keberanian untuk terus melangkah meski keadaan tidak sesuai keinginan.

Hidup sering membawa seseorang ke masa penuh ketidakpastian. Ada saat ketika usaha terasa sia-sia, luka masih membekas, dan hasil perjuangan belum terlihat. Namun justru dari proses itulah seseorang tumbuh dan menemukan kekuatan baru dalam dirinya.

Sejak 9 Juni 2026 lalu, “Antara” yang diedarkan di bawah payung label Musica Studio’s sudah bisa digaungkan lewat berbagai kanal digital. Juga untuk video musiknya, yang bisa ditonton via tautan kanal YouTube ini. (@mudya_mustamin/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
dajjal
Read More

Dibangkitkan, DAJJAL Rilis “Obtuse”

“Kami memastikan telinga kalian tidak akan pernah merasa tenang,” seru Dajjal, menandai kebangkitannya, yang ditegaskan lewat perilisan lagu “Obtuse”.