‘Darah Muda’ MIGHTY FINGER Menjajal Skena Punk Lagi

Lama tak bersuara, unit enerjik dari Sukabumi, Jawa Barat ini akhirnya berkoar lagi. Sebuah single baru bertajuk “Darah Muda” menjadi pemicu gebrakan membara Mighty Finger di 2021. Ya, lirik “Darah Muda” yang dirilis pada akhir April 2021 lalu tersebut memang bercerita tentang semangat yang masih membara untuk tetap berkarya dan tidak terbentur pada usia. 

Nuansa modern pop-punk dengan sentuhan instrumen musik synthesizer, menjadi nyawa dari lagu “Darah Muda”. Liriknya ditulis oleh vokalis utama Mighty Finger, A.J. ‘Wet’ Irawanda, sementara untuk aransemen dieksekusi secara kolektif oleh personel lainnya, yakni Chandra Himawan (gitar/vokal), Kiki Irawan (gitar/vokal), Dena Taruna (bass/vokal), Riffal ‘Iffal’ Khalwafi (synthesizer/loop) dan Khizfi Nurfiqoh (dram).

Proses penggarapan “Darah Muda” sendiri sudah terjadi sejak 2011 silam, dilakukan secara bersamaan, mulai dari penulisan lirik hingga aransemen musik. Setelah itu, mereka merekamnya di studio rekaman milik teman mereka di Sukabumi. Lalu pada 2013, “Darah Muda” direkam ulang tanpa mengubah aransemen lagu tersebut, dengan proses rekaman yang memakan waktu sekitar 12 jam. Rekaman dilakukan di studio Masterplan Recording Chamber, Bandung.

.

.

Para personel Mighty Finger mendeskripsikan konsep “Darah Muda” sebagai sebuah simponi yang luas dalam bermusik, dengan gaya bermusik punk yang lebih modern dan bisa dinikmati oleh banyak kalangan. 

“Kami mengusung punk sebagai roots atau benang merahnya, maka dari segi musikal (mengacu ke) band seperti Blink-182, Green Day, Goldfinger, Rufio, Lagwagon dan Not Available. Itulah yang menjadi referensi bermusik kami,” beber pihak band kepada MUSIKERAS, merinci konsep musiknya.

Sebelum “Darah Muda”, beberapa karya rekaman sudah pernah dihasilkan oleh Mighty Finger, sejak terbentuk pada awal Juni 2003 silam dengan nama awal,  Middle Finger, yang kemudian diubah menjadi Mighty Finger pada 1 Januari 2009. Diawali dengan sebuah album mini (EP) bertajuk “New Blood of Punk” (2004), lalu disusul tiga buah album penuh, yaitu “Broken Heart Warriors” (2006), “Second Struggle” (2009) dan “Rise In Peace” (2013). Sempat pula menebar karyanya di beberapa album kompilasi pada periode 2005 hingga 2013. 

Setelah perilisan “Darah Muda” yang sudah bisa didengarkan di berbagai layanan digital music streaming via kerja sama antara label rekaman AUDV Room dengan aggregator Distrowave, selanjutnya Mighty Finger bakal mengemas ulang materi promosi untuk tiga album penuhnya tadi, yang rencananya bakal didistribusikan secara digital melalui layanan platform streaming secara bertahap sepanjang 2021 ini. Sementara untuk materi-materi lagu baru, juga sedang mereka garap, yang diharapkan bisa dirilis dalam format single dan EP pada tahun ini pula. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *