ALGEA Serukan Dendam “Kesumat” Berhawa Death/Metalcore

Walau baru terbentuk pada pertengahan 2021, tapi unit metalcore asal Kota Lahat, Sumatera Selatan ini tak ingin banyak basa-basi. Latar belakang para personelnya yang seluruhnya datang dari skena metalcore/deathcore langsung sepaham, dan akhirnya berhasil menghasilkan sebuah karya rekaman single bertajuk “Kesumat”.

Lewat balutan distorsi padat yang cadas, Algea mengangkat tema berhawa dendam. Mengisahkan tentang seorang wanita yang di masa silamnya selalu dilecehkan, dikucilkan dan menjadi korban perundungan sehingga membuatnya menjadi sosok yang berkepribadian anti sosial, dan bahkan menjurus ke psikopat.

“Lewat lagu ini kami ingin menyampaikan pesan bahwa jangan sekali-sekali merendahkan seorang wanita, karena bisa jadi mereka akan membalas semuanya dengan cara yang lebih kejam dari apa yang kita lakukan, atau yang biasa disebut dendam kesumat,” seru Algea via naskah pengantar rilisannya.

Proses rekaman “Kesumat” dilakukan Radinal Satria Akbar a.k.a. Dinal (gitar), Muhammad Aulia a.k.a. Noy (dram), Agung Rislianto a.k.a. Goodek (bass) dan Ricko Hazadi (vokal) secara mandiri sejak awal Juli 2021 lalu. Isian instrumentasi dieksekusi di rumah masing-masing, karena terkendala keterbatasan akibat pandemi. Data isian para personel lantas dikumpulkan oleh Dinal.

.

.

“Memang sedikit ribet dan susah-susah gampang untuk berkomunikasi. Tapi berkat kerja keras antar personel, Alhamdulillah selesai sekitar dua minggu di akhir Juli,” urai pihak band kepada MUSIKERAS.

Dari segi musikal, Algea mendeskripsikan konsep musiknya di single “Kesumat” sebagai perpaduan antara death metal dan metalcore, menyesuaikan dengan tuturan lirik yang cukup seram, yang ditulis oleh Dinal. “Jadi Dinal memberikan sentuhan-sentuhan death metal. Di dram lumayan banyak ketukan blast-beat. Bisa kami bilang lagu ini death/metalcore.”

Sambil mempromosikan single “Kesumat”, secara paralel Algea juga langsung menyiapkan single kedua yang bertajuk “Tersiksa Jiwa” dengan konsep yang lebih berat ke arah metalcore. Saat ini, proses pemolesan mixing dan mastering lagu tersebut sedang berjalan. Lalu pada awal 2022 mendatang, Algea berharap sudah bisa merilis materi album debutnya. (aug/MK02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
vested
Read More

VESTED: Di Antara Metal dan Hardcore

Mencoba menonjolkan karakter yang berbeda dan segar tanpa kehilangan agresivitasnya, Vested kembali menghujam lewat rilisan baru yang menajamkan konsep itu.
dewa gitar
Read More

9 DEWA GITAR di Konser GUNS N’ ROSES Jakarta

Sembilan dewa gitar legendaris tanah air dipilih sebagai amunisi pembuka konser Guns N’ Roses yang bakal berlangsung di Senayan, 21 November 2026 mendatang.
hyper
Read More

HYPER: Keserakahan, Dosa dan Pertobatan

Perpaduan riff yang agresif, groove yang menghantam serta energi khas metalcore 2000-an menjadi bagian penting geberan Hyper di album mini (EP) terbaru.