Kabar Keras Dunia: Dari JINJER Hingga ORBIT CULTURE

Usai mengisi kekosongan masa pandemi lewat rilisan album rekaman konser bertajuk “Alive in Melbourne” pada 20 November 2020 lalu, unit progessive metalcore asal Ukrania, JINJER akhirnya melampiaskan sebuah album penuh yang beramunisikan 11 komposisi terbaru mereka. Judulnya “Wallflowers”, dan sudah diedarkan sejak 27 Agustus lalu via Napalm Records.

Karya album studio keempat Jinjer tersebut kembali direkam di Kaska Records Studios, Kyiv, pada Maret 2021 lalu. Bagi vokalis Tatiana Shmayluk, gitaris Roman Ibramkhalilov, bassis Eugene Abdukhanov serta dramer Vlad Ulasevich, “Wallflowers” merupakan hasil ekplorasi paling maksimal mereka saat ini. Karena mereka memang selalu menargetkan ada pencapaian baru dari segi musikal di setiap penggarapan album. 

“‘Wallflowers’ adalah album yang berbeda secara musik dan visual. Ini tentang identitas kami sebagai sebuah band, sebagai individu dan pernyataan yang jelas bahwa kami berbeda dari kebanyakan artis… dan tidak apa-apa untuk melakukan hal yang menurut versi Anda sendiri.”

Sejauh ini, band yang terbentuk pada 2009 lalu ini sudah merilis album “Cloud Factory” (2014/2018), “King of Everything” (2016) dan “Macro” (2019).

.

Band besutan gitaris Zakk Wylde, BLACK LABEL SOCIETY (BLS) telah mengumumkan bakal segera melepas karya album rekaman terbarunya yang berjudul “Doom Crew Inc.”. Album studio ke-11 BLS tersebut bakal dilepasliarkan mulai 26 November 2021 mendatang via label Entertainment One (eOne). Selain dalam format digital streaming serta CD, “Doom Crew Inc.” yang memuat selusin lagu baru tersebut juga bakal diedarkan dalam kemasan piringan hitam (vinyl) dan pita kaset. Menurut Zakk, konsep album ini didominasi duet harmoni gitar antara Zakk dengan gitaris Dario Lorina, yang diperkuat betotan bass dari John ‘J.D.’ DeServio serta gebukan dram Jeff Fabb. Dalam imajinasi Zakk, kurang lebih formatnya seperti paduan The Allman Brothers dengan Judas Priest.

.

Monster modern powermetal asal Inggris, DRAGONFORCE telah melepas sebuah video musik baru yang bertitel “Troopers Of The Stars”, sebuah lagu yang dicomot dari album “Extreme Power Metal”, rilisan 2019 lalu. Terinspirasi dari film “Starship Troopers”, video itu sendiri digarap sebelum masa pandemi, dengan cakupan produksi yang megah di kawasan Los Angeles, AS, dibawah arahan sutradara Roboshobo a.k.a. Robert Schober. Saat ini, Dragonforce mengisi masa pandemi dengan menggodok materi baru dengan formasi yang kini diperkuat pembetot bass baru, Alicia Vigil yang masuk menggantikan Frédéric Leclercq, yang hengkang sejak Agustus 2019 lalu.

.

Era SEPULTURA setelah tak lagi diperkuat Max Cavalera tak terasa telah memasuki usia 25 tahun dan masih tetap solid. Untuk merayakannya, kini unit metal yang terbentuk di Brasil pada 1984 silam tersebut bakal melepas sebuah kemasan gabungan beberapa album (boxset) yang bertajuk “Sepulnation: The Studio Albums 1998-2009” pada 22 Oktober 2021 via label BMG. Rentang album yang termuat di boxset tersebut adalah “Against” (1998), “Nation” (2001), “Roorback” (2003), “Dante XXI” (2006) dan “A-Lex” (2009). Sebagai bonus, juga ada selipan album mini (EP) “Revolusongs” yang memuat lagu cover milik Devo, Exodus, U2 dan Massive Attack. Setelah album “A-Lex”, Sepultura yang kini dihuni Andreas Kisser (gitar), Paulo Jr. (bass), Derrick Green (vokal) dan Eloy Casagrande (dram) masih tetap produktif dan menghasilkan album “Kairos” (2011), “The Mediator Between Head and Hands Must Be the Heart” (2013), “Machine Messiah” (2017) dan “Quadra” (2020).

.

Pejuang melodic death/groove metal asal Swedia, ORBIT CULTURE telah menyiapkan peluru baru berupa album mini (EP) bertitel “Shaman”, yang bakal dirilis via label Seek & Strike pada 24 September 2021 mendatang. Menurut band yang diperkuat formasi Niklas Karlsson (vokal/gitar), Richard Hansson (gitar), Fredrik Lennartsson (bass) dan Christopher Wallerstedt (dram), “Shaman” memuat lagu-lagu yang paling berat dan sulit mereka eksekusi sejauh ini. Tapi bukan dari segi komposisi atau konsep musikal, melainkan lebih ke urusan teknis produksinya. Di antaranya ada kendala kerusakan komputer, personel yang hengkang serta pengalaman pertama menjalani tur. “Shaman” yang antara lain memuat single “Flight Of The Fireflies” dan “Carvings” tersebut direkam pada Februari hingga April 2021 lalu, dan Niklas Karlsson dipercayakan sebagai produser, sekaligus yang memoles mixing dan mastering album tersebut. Sebelumnya, band bentukan 2013 lalu ini telah merilis album penuh “In Medias Res” (2014), “Rasen” (2016) dan “Nija” (2020) serta EP “Odyssey” (2013) dan “Redfog” (2018). (*/MK03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *