Kabar Keras Dunia: Dari CROWN THE EMPIRE Hingga DRAGONFORCE

Untuk pertama kalinya, CROWN THE EMPIRE meluncurkan karya rekaman terbaru mereka yang tanpa melibatkan nyanyian bersih (clean). Lagu tersebut bertajuk “Dancing With the Dead”, yang diklaim sebagai lagu mereka yang paling heavy hingga saat ini. Band metalcore asal Texas, AS ini mengakui, lagu berdurasi tiga menit tersebut lahir dari fase terendah dalam proses karantina akibat pandemi. Dan kali ini, mereka memutuskan tidak berusaha untuk bermain aman, dengan menghilangkan isian suara bernyanyi dengan vokal clean

“Saat ini para artis tampaknya takut keluar dari zona nyaman mereka dan melakukan sesuatu di luar norma mereka atau apa yang sedang tren. Saya tidak melakukannya. Saya percaya lagu ini bisa menjadi sesuatu yang istimewa. Lagu itu berubah menjadi salah satu lagu favorit dan tergila dari yang pernah kami rilis,” seru bassis Hayden Tree yang menyumbangkan vokal ekstrimnya di lagu baru tersebut, semangat. 

Pada 12 Agustus 2021 lalu, Crown the Empire juga telah melepas single berjudul “In Another Life” yang menghadirkan vokal dari Courtney LaPlante (Spiritbox).

.

Karya yang mengejutkan sekaligus menarik. DRAGONFORCE mendadak sedikit menghindari pakem power metal lewat karya singlenya yang bertajuk “Strangers”. Ini bukan lagu baru, melainkan telah termuat di album “Extreme Power Metal” yang dirilis pada 2019 lalu. Namun video musik untuk promonya baru diluncurkan lima hari lalu. Disutradarai oleh Roboshobo (a.k.a. Robert Schober), video musik “Strangers” tersebut menampilkan konsep bernuansa tribute terhadap kemeriahan glam metal era ‘80an.  

“Saya adalah penggemar berat musik era glam rock, saya menyukai pertunjukannya, solo gitar serta kekonyolan yang menawan. Dan para musisi saat itu luar biasa, seperti Steve Vai, Warren DeMartini, dan Reb Beach; saya berpikir terkadang permainannya hilang, dan orang-orang hanya mengingat pakaian gilanya. Jadi, video ini adalah penghormatan penuh kasih untuk era itu, sekaligus juga otentik,” ujar gitaris Herman Lee, menerangkan tentang konsep videonya.

Dan konon untuk melengkapi keotentikan videonya, Herman mendapatkan ‘restu’ dari Steve Vai yang sukarela meminjamkan gitar pribadinya, yang dulunya pernah ia mainkan saat tergabung di grup rock Whitesnake dan David Lee Roth Band.

.

Walau binarnya kini telah menyurut, namun unit hard/heavy rock SKID ROW pernah mencatat gebrakan gesit di eranya, khususnya pada akhir era ‘80an hingga pertengahan ‘90an ketika mereka merilis album debut “Skid Row” (1989) lalu “Slave to the Grind” (1991) dan “Subhuman Race” (1995). Dari album pertama, Skid Row yang saat itu dihuni formasi Sebastian Bach (vokal), Dave Sabo (gitar), Scotti Hill (gitar), Rachel Bolan (bass) dan Rob Affuso (dram) berhasil melejitkan single “Youth Gone Wild”, “18 and Life” dan “I Remember You”. Albumnya sendiri bertahan di daftar album terlaris di AS versi Billboard Top 10 selama tiga bulan sejak dirilis. Sementara “Slave to the Grind” tercatat sebagai album heavy metal pertama yang berhasil berada di puncak tangga terlaris Billboard 200. Single sukses dari album ini adalah “Monkey Business”, “Slave to the Grind”, “Wasted Time”, “In a Darkened Room” dan “Quicksand Jesus”.

Tahun ini, tiga album awal yang disebut tadi bakal dirangkum menjadi satu dalam sebuah kemasan boxset bertajuk “The Atlantic Years 1989-1996” dalam format CD dan piringan hitam dan akan diluncurkan pada 3 Desember 2021 mendatang. Kedua versi tersebut bakal disertai tambahan kepingan EP “B-Side Ourselves” dan “Subhuman Beings On Tour!!” yang selama ini hanya diedarkan di Jepang. Semuanya dengan kualitas tata suara yang telah dipermak ulang (remastered).

.

FIT FOR AN AUTOPSY kembali melepas single kedua dari album terbaru mereka, “Oh What the Future Holds” yang baru akan diledakkan secara maksimal pada 14 Januari 2022 mendatang. Single yang terbaru ini bertajuk “Pandora”, sementara yang sebelumnya berjudul “Far From Heaven”. “Ini adalah salah satu lagu baru favorit kami,” cetus pihak band via siaran pers resminya. Alasannya, karena mewakili selera musik para personelnya secara kolektif.

Di penggarapan album terbarunya itu sendiri, unit deathcore asal New Jersey, AS ini kembali memaksimalkan kontribusi gitaris Will Putney di kursi produser, dan juga mendapat dukungan kuat dari rekan tandemnya, gitaris Pat Sheridan, plus kerja sama yang apik dengan personel lainnya seperti dramer Josean Orta, gitaris Tim Howley, vokalis Joe Badolato serta bassis Peter ‘Blue’ Spinazola.

.

Untuk menyambut perilisan album terbarunya, “Iridescent” yang dipastikan bakal diedarkan pada 12 November 2021 nanti, unit metalcore SILENT PLANET kembali meluncurkan single terbaru yang berjudul “Anhedonia”. Karya terbaru mereka ini disebut-sebut sebagai yang terkeras sejauh ini, melanjutkan konsep yang perlahan sudah dibangun lewat deretan single sebelumnya, yakni “Trilogy”, “Terminal” dan “Panopticon”. Album “Iridescent” sendiri sempat diisukan bakal menggunakan judul “Visible Empire”. Sebelumnya, band asal California, AS yang diperkuat formasi Garrett Russell (vokal/gitar), Thomas Freckleton (bass/vokal), Mitchell Stark (gitar/vokal) dan Alex Camarena (dram) ini sudah pernah melepas tiga album studio, yakni “The Night God Slept” (2014), “Everything Was Sound” (2016) dan “When the End Began” (2018).

.

Foto Ilustrasi: Crown the Empire

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *