NVNA: Makin ‘Gelap’ di Alternative/Post-Hardcore

Album terbaru “Temporary” yang dirilis NVNA, disesaki 10 lagu, termasuk tiga di antaranya sudah pernah dilepasliarkan ke publik sebagai nomor pemanasan.
nvna
NVNA

NVNA akhirnya berhasil menuntaskan materi album debut mereka, bertajuk “Temporary” pada 23 Januari 2023 lalu.

Unit alternative/post-hardcore asal Pamulang, Tangerang Selatan ini melewati proses pengarjaan selama lebih dari setahun untuk mewujudkan perilisan karya rekaman tersebut.

“Temporary” disesaki 10 lagu, termasuk tiga di antaranya sudah pernah dilepasliarkan di publik digital sebagai nomor perkenalan sekaligus pemanasan, yakni “The Broken”, “Twenty Years” dan “You’re Alone”.

Bagi NVNA yang dihuni formasi vokalis Taufik Maulana (Nana), bassis Chalvin Aditya, gitaris Dennis Yamakawa dan Anggri Iskandar serta dramer Andrian Putra, album penuh mereka ini mendeskripsikan berbagai macam hal tentang kehidupan yang hanya sementara.

Seperti sebuah pertemuan dan perpisahan, ditinggalkan orang-orang yang dicintai untuk selamanya, dan posisi sebagai manusia yang hanya dapat merelakan semua hal seperti itu terjadi. 

“Kita harus belajar dan menerima itu semua karena pada akhirnya tidak ada yang abadi,” seru pihak NVNA sedikit berfilosofi. 

Proses kreatif peracikan album “Temporary” sendiri sudah mulai dikerjakan NVNA sekitar Agustus 2021 lalu. Terbilang lancar karena menurut tuturan NVNA kepada MUSIKERAS, materi lagu yang mereka kumpulkan terbilang cukup matang dan sudah siap dieksekusi ke tahap rekaman.

“Album ini sebenarnya sudah rampung dan siap untuk dipublikasikan pada pertengahan 2022, tapi akhirnya mundur ke awal 2023 karena ada sedikit perubahan serta alasan lainnya. Dan untuk rekamannya, seperti sebelumnya kami kerjakan di rumah vokalis kami, berikut mixing dan mastering-nya.”

“The Broken” yang sebelumnya dilepas sebagai lagu rilisan tunggal disebut NVNA sebagai karya yang memuat garis besar dalam konsep album “Temporary”. Keseluruhan, bisa dibilang cukup gelap, baik dari segi musikal maupun lirik.

Riff dan melodi gitar yang simpel namun cukup menantang untuk dimainkan, dan lirik yang mungkin bisa relate di kehidupan orang-orang,” seru NVNA yang mengakui banyak menyerap inspirasi dari band-band dunia seperti Holding Absence, Saosin, Dayseeker, Bring Me The Horizon hingga Sleeping With Sirens saat menggarap aransemen di “Temporary”.

Selain “The Broken”, ada dua lagu dari album yang menurut para personel NVNA cukup menantang eksekusi teknisnya saat rekaman, yaitu “You’re Alone” serta “Leave You Behind”.

Part dram yang cukup kompleks, pattern vokal yang rapat, riff gitar dan bass yang (walau) simpel namun cukup sulit untuk dieksekusi, serta dinamika lagunya yang cukup banyak naik dan turunnya.”

“Temporary” sendiri merupakan karya rekaman kolektif kedua yang dilahirkan band bentukan 2016 silam ini. Sebelumnya ada album mini (EP) bertajuk “State Of Mind” yang dirilis pada 11 Juni 2020 lalu, serta tiga lagu rilisan tunggal lain berjudul “Spark”, “Ahh Come On, It’s Not A Glee Club” dan “Sober”.

EP “State of Mind” dan lagu “Spark” masih tersedia di platform musik digital, sementara “Ahh Come On, It’s Not A Glee Club” dan “Sober” bisa disaksikan di kanal YouTube NVNA.

“Temporary” juga sudah bisa dilantangkan melalui platform penyedia jasa dengar musik format digital seperti Spotify, Apple Music serta kanal Bandcamp dan YouTube. (mdy/MK01)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darksovls
Read More

DARKSOVLS: Energi Baru Usai Coki Hengkang

Sebagai lanjutan dari rilisan “Frustrasi Kolosal”, Darksovls kini melontarkan “Spektrum Kedap Cahaya”, menandai era baru yang lebih depresif.
dottland
Read More

DOTTLAND: Bukan D-Beat / Crust Punk yang Pakem

Unit d-beat crust punk Dottland (atau ditulis Döttland) akhirnya merilis album debutnya, “Negara Mati” sebagai ungkapan jujur dalam melihat realita saat ini.