Browsing Tag
post hardcore
166 posts
SICKLOOS: “Kami Bukan Metal/Hardcore Klise!”
Lewat “Tirani” yang rilis 7 November 2025 lalu, Sickloos hadir sebagai band yang tak hanya bising dalam suara, tapi juga berani dalam pesan.
SHVRON: Emo/Post-Hardcore yang Penuh Rasa Sakit
Solois dan penulis lagu, SHVRON telah merilis lagu lepas terbarunya, yang memadukan sisi rapuh dan emosional dengan energi khas emo modern.
BLOOD THE FACE: “Kami Padukan Keindahan dan Kehancuran”
Unit post-hardcore asal Cikarang, Blood The Face kembali lagi dengan peluru terbarunya, sebuah lagu dengan distorsi dan emosi yang menggelegar.
WORTHLESS: Dari Rasa Sakit Menjadi Duka
Dengan formasi terkini, Worthless tunjukkan kematangan dalam meramu karya yang penuh intensitas, lewat sebuah album mini (EP) terbaru.
JUSTIVICE: Boyband Versi Post-Hardcore?
Musik baru dari Bekasi! Justivice, band yang resmi terbentuk di pertengahan 2025 ini telah merilis lagu rekaman debut berjudul “Now You See Me”.
KHLORINE: Singkap Sisi Gelap Batin di EP “Reda/Sengkala”
Usai perdengarkan “Kala Batas” dan “Silika” pada 17 Januari dan 11 April 2025 lalu, kini Khlorine merangkumnya dalam sebuah album mini (EP).
CLOUDCRY: Tajamkan Keagresifan di “Holy Grail”, yang Emosional
Lagu terbaru, atau rilisan tunggal ketiga Cloudcry telah dirilis, yang merupakan teriakan sunyi para penyintas pelecehan seksual.
ELEEVEN TWENTYTWO: “Kami Terinspirasi ‘Metalcore Perjuangan’!”
Melanjutkan pencapaian positif di rilisan “Rise”, Eleeven Twentytwo kini memperluas jangkauan musiknya ke ranah metalcore awal yang lebih pekat.
HALFWAY TO THE GRAVE: “EP ‘Resurrection’ Simbol Kebangkitan Kami”
Setelah vakum selama delapan tahun untuk mencari jati diri, Halfway to the Grave akhirnya kembali berkoar lewat sebuah album mini (EP) terbaru.
DROP INSIDE: “Kami Terdengar Fresh di Skena Metalcore”
Unit metalcore Drop Inside kembali muntahkan emosi liarnya lewat lagu baru, “Redam Amarah”, yang berkonsep metalcore pemicu adrenalin.
BLOOD THE FACE: Kesedihan dalam Distorsi
Babak baru dalam perjalanan karier Blood the Face ditegaskan lewat “Sorrow”, lagu baru tentang depresi untuk menyongsong album.
TEARS DON’T LIE: Atmosfer Emo dari Kota Batik
Pada 11 Januari 2025 lalu, Tears Don’t Lie resmi melepas karya lagu tunggal debutnya, “Alone” yang merupakan refleksi perjalanan emosional.
THERAPY SESSION: “Formasi ‘Limerence’ Paling Klop.”
Usai melepas lima lagu rilisan tunggal dalam kurun waktu dua tahun belakangan, akhirnya Therapy Session berhasil merilis album penuhnya.
SIDELINE: Heavy tapi Pop, atau Pop tapi Heavy?
Lewat album mini (EP) debutnya yang berjudul “Relapse”, Sideline menyuntikkan kegurihan pop ke dalam komposisi rock yang garang.
ALONE AT LAST Daur dan Rilis Ulang EP “Sendiri Vs Dunia”
Alone At Last tiupkan nyawa baru di album mini (EP) pertama mereka, “Sendiri Vs Dunia” yang pernah dirilis pada 12 Juni 2004 silam.