Tak lama setelah resmi diproklamirkan kelahirannya pada akhir 2022 lalu, unit band death metal beringas asal Kalimantan Timur ini langsung membakar hasrat musikalnya. Tidak tanggung-tanggung, gebrakan awal formasi Mustaqim aka Taqim (vokal), Maulana aka Maul (bass), Faraz (dram) dan Aji Hendra Cipta (gitar) langsung diwujudkan dalam bentuk karya rekaman album mini (EP).
EP tersebut bertajuk “Propaganda Busuk”, yang disemburkan sebagai hasil dari proses jamming yang mereka lakukan bersama. Dari situ, akhirnya tersusunlah beberapa materi yang menjadi cikal bakal terbentuknya EP tersebut. Memuat enam amunisi panas yang masing-masing berjudul “Dead Rotten”, “Propaganda Busuk”, “Epidemik Konspirasi”, “Negara Kanibalisme”, “Dendam Kebencian” dan “Human Destroy”.
Setelah materi lagu tersebut dianggap sudah final, Dead Rotten pun mengeksekusi rekamannya di studio, dimana proses pengerjaannya dilakukan di studio milik Aji Hendra. Secara keseluruhan, mereka tidak membutuhkan waktu lama, hanya kurang lebih sebulan, mulai dari proses peracikan materi, rekaman hingga mixing dan mastering.
.
.
EP “Propaganda Busuk” sendiri menerapkan konsep death metal yang mengaplikasikan kombinasi permainan dram yang cepat, gitar berdistorsi dengan riff yang padat, isian interlude yang melodik dan dengan penalaan rendah (down tuned) plus vokal dengan teknik deep growled yang mencekam.
“Yang membedakan musik Dead Rotten adalah dari segi sound gitar. Dan walaupun death metal, tapi kami mencoba membuat sound gitar yang modern. Referensi album ini kami ter-influence dari band Dying Fetus, Kreator dan Napalm Death,” seru pihak band kepada MUSIKERAS memperjelas konsepnya.
Dari enam lagu yang mereka semburkan, Dead Rotten menyebut lagu “Dendam Kebencian” sebagai komposisi yang menurut mereka sangat menantang eksekusi rekamannya secara teknis. “Alasannya karena dari segi penyusunan materi dram yang sedikit lebih rumit dan lebih rapat, dengan permainan hyperblast!”
Sejak awal April 2023 lalu, EP “Propaganda Busuk” yang diproduksi via label independen Black Rotten sudah tersaji di berbagai platform digital. (aug/MK02)
.
.