ANTELOP Umbar Distorsi Awal di “Moral Berkarat”

Terinspirasi musik dari band-band era ‘bapak-bapak’ saat ini, seperti Metallica, Megadeth, Judas Priest hingga Motorhead, unit keras asal Yogyakarta ini diklaim bisa menjadi pilihan menyenangkan bagi para pemuja musik-musik berdistorsi. Bisa dibuktikan lewat karya rilisan tunggal pertamanya yang bertajuk “Moral Berkarat”. 

Liriknya sendiri berkisah tentang representasi suatu karakter kepribadian yang tertelan di sebagian orang, dalam misi-misinya menyusuri gemerlap setapak kehidupan saat ini. Itulah makna yang melekat kuat pada lagu yang sebelumnya menjadi bagian dari album mini kedua dari UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) musik Karista, di Institut Sains & Teknologi AKPRIND, Yogyakarta.

Ketika album mini tersebut dicanangkan, Antelop yang diperkuat oleh Andikha Ardana (vokal/gitar), Hudan Dardiri (gitar), Suwargo (bass) dan Alexander Gerald (dram) terpilih untuk berkontribusi. Band bentukan 8 Agustus 2019 tersebut – bersama band-band pilihan lainnya – diberi waktu kurang lebih dua minggu untuk membuat karya lagu. Dan lahirlah “Moral Berkarat”.

Tapi proses rekamannya sendiri menyita waktu yang tidak singkat. Menurut tuturan pihak Antelop kepada MUSIKERAS, mereka butuh waktu sekitar tiga minggu, mulai dari tahapan rekaman hingga sentuhan akhir, yang keseluruhan dilakukan di Armykid Records. 

Seperti yang disinggung di awal artikel, konsep musik Antelop mengacu ke band-band pujaan mereka itu. Secara garis besar mereka menyebutnya berada di jalur heavy metal, tapi agak berbeda peracikannya.

.

.

“Heavy metal mungkin mudah dikenal, tapi tidak mudah untuk ditebak. Banyak pendapat bahwa heavy metal itu seperti ini atau seperti itu. ‘Moral Berkarat’ merupakan jawaban untuk persimpangan tersebut, dimana semua jalan di persimpangan itu sebetulnya ke arah tujuan yang sama, yaitu heavy metal. Itu sebabnya ‘Moral Berkarat’ (terdengar) berbeda dan dapat menjadi tolak ukur yang netral bagi para penikmatnya.” 

Bagi para personel Antelop, dari segi teknis dan musikalisasi, paham heavy metal sangat menarik. Terutama dengan adanya terapan permainan solo gitar yang panjang, ketukan-ketukan tegas serta cakaran distorsinya yang menjadi daya tarik yang berbeda.

“Heavy metal dapat menjadi pelatuk untuk meluapkan ekspresi dan membangkitkan semangat para pendengar maupun para musisi itu sendiri. Heavy metal juga berevolusi dengan baik menjadi banyak aliran, sehingga rentang generasi penikmat heavy metal dan distorsi menjadi lebih luas dan terus berevolusi.” 

Usai perilisan lagu “Moral Berkarat”, Antelop berniat meneruskan pengerjaan EP yang pada saat ini sudah memasuki tahapan rekaman. “Kami menargetkan akan merilis EP tersebut pada bulan Agustus mendatang,” seru band menjanjikan. 

Untuk menjajal distorsi “Moral Berkarat”, saat ini telah hadir di berbagai platform musik digital seperti, Spotify, Apple Music, YouTube, Deezer dan lainnya. (aug/MK02) 

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darksovls
Read More

DARKSOVLS: Energi Baru Usai Coki Hengkang

Sebagai lanjutan dari rilisan “Frustrasi Kolosal”, Darksovls kini melontarkan “Spektrum Kedap Cahaya”, menandai era baru yang lebih depresif.
dottland
Read More

DOTTLAND: Bukan D-Beat / Crust Punk yang Pakem

Unit d-beat crust punk Dottland (atau ditulis Döttland) akhirnya merilis album debutnya, “Negara Mati” sebagai ungkapan jujur dalam melihat realita saat ini.