Trauma STEP IN HOPE dalam Bahasa Metalcore yang Emosional

Sebuah lagu tentang luapan emosi dari trauma masa lalu yang menyakitkan, yang diraungkan lewat geberan musik bernuansa metalcore, telah diluncurkan unit cadas asal Sukabumi, Jawa Barat ini sebagai agresi awalnya di skena independen Tanah Air. Berjudul “Terbelenggu Luka”, dan diproyeksikan oleh Step In Hope sebagai nomor pemanasan menuju perilisan album penuh mereka tahun depan.

“Terbelenggu Luka” sendiri dilampiaskan Paksi Kanakayama H. (vokal), Rachmat Fauzi (vokal/gitar), Rizky Fajar Juliawan (bass) dan Dicky Kusdinar (gitar) dengan ekspresi emosional, baik di lirik maupun di garapan musiknya. Balutan distorsi dari permainan gitarnya memberikan nuansa dramatis, yang diakui pihak band sedikit banyak terinspirasi dari band cadas asal Jepang, Dexcore.

Band tersebut menjadi salah satu sumber inspirasi karena nuansa musiknya sangat modern, dengan eksplorasi sequencer khas Jepang yang sangat disukai gitaris Fauzi. “Selain Dexcore, (band metalcore Australia) Polaris juga menjadi inspirasi Fauzi karena riff gitarnya yang khas sehingga sangat mengisnpirasi,” ujar Paksi kepada MUSIKERAS, mengungkap konsepnya.

Tapi secara keseluruhan, nadi Step In Hope sendiri bergolak di ranah metalcore. Sebuah paham yang mereka eksplorasi dengan terapan distorsi penuh nan padat, dengan raungan vokal yang sangat emosional.

“Perpaduan unsur oskestra juga kami sisipkan dalam lagu tersebut agar semakin membawa suasana yang semakin emosional. Paksi banyak dipengaruhi oleh (band asal Bandung) Alone At Last dalam membuat lagu tersebut, namu dipadu-padankan dengan unsur-unsur lain dari setiap personel, maka jadilah ‘Terbelenggu Luka’ dengan versi tersebut,” tutur Paksi lagi.

Sedikit tentang Step In Hope. Band ini terbentuk pada 2021 lalu, dengan ide nama yang lahir dari pemikiran vokalis Paksi Kanakayama. Ia memaknainya sebagai sebuah langkah atau harapan yang dapat menuntun menuju hal-hal baik dalam setiap perjalannya. Langkah pertama Step In Hope dimulai lewat sebuah panggungan kecil pada 9 Januari 2022, dalam sebuah acara berlabel “Crowded Showcase Vol #2”. Pada setiap penampilannya, Step In Hope selalu berusaha membawakan lagu-lagu yang mereka ciptakan sendiri sebagai perkenalan karya-karya mereka.

Kini, setelah perilisan “Terbelenggu Luka” yang direkam di EXR Records, Step In Hope sudah memulai penggodokan lagu rilisan tunggal berikutnya, yang saat ini kira-kira sudah mencapai 60% dari keseluruhan proses produksi. Rencananya, tahun ini mereka bakal meluncurkan dua atau tiga lagu lepas.

Sejak 23 Juni 2023, “Terbelenggu Luka” yang diedarkan via label Playback Records sudah bisa dinikmati di berbagai platform digital streaming. (aug/MK02)

.

.

2 comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
repton
Read More

REPTON: Ingatkan Tragedi Kelam Mei ’98

Menyambut perilisan sebuah album split, Repton menyuarakan trauma kolektif dari Tragedi Mei 1998 silam dalam kobaran slam metal berbalut rap/DJ.
carousels
Read More

CAROUSELS: Metalcore, Synth, Saksofon!

Gagasan lama yang muncul di 2019 silam, akhirnya diwujudkan Carousels di lagu terbarunya. Mengombinasikan synthwave, metalcore dan saksofon!
rahasia intelijen
Read More

RAHASIA INTELIJEN: Berharap Bisa Merilis EP

Unit metal alternatif Jakarta, Rahasia Intelijen akhirnya menguak kasus baru lagi, lewat lagu berlirik tajam, tentang narasi religius yang berlumuran darah.
hellcrust
Read More

Ini Perbedaan HELLCRUST dan DARKSOVLS

Bangun dari hibernasi, Hellcrust rilis lagu terbaru, “Rekonstruksi Kerak Neraka”. Tapi yang mengejutkan, kali ini formasinya sama persis dengan Darksovls!