WORTHLESS: Dari Rasa Sakit Menjadi Duka

Dengan formasi terkini, Worthless tunjukkan kematangan dalam meramu karya yang penuh intensitas, lewat sebuah album mini (EP) terbaru.
worthless
WORTHLESS

Worthless akhirnya membayar lunas cita-cita yang telah ditanamkan sejak 2022 lalu, yaitu mewujudkan perilisan EP bertajuk “From Pain To Mourning” ini.

Rilisan ini mengandung makna yang mendalam bagi para personel unit alternatif emo/melodic hardcore asal Majalengka, Jawa Barat ini, yang kini diperkuat vokalis Bangkit Ahmad Syahid, gitaris Triyana Wangsadita, bassis Dicki Nurillah Darmawan dan dramer Yogia Mugi Dirohmat.

Karena EP tersebut, seharusnya dirilis pada 2023 lalu, bersama personel lama mereka, sang dramer mendiang Rio yang telah meninggal dunia.

“Sangat senang akhirnya bisa meriliskan EP ini, dan ini dipersembahkan untuk Rio, khususnya di track bernama ‘Eternal Sleep’,” tutur pihak Worthless kepada MUSIKERAS mengungkapkan.

Perilisan “From Pain To Mourning” juga semakin istimewa karena disandingkan dengan peluncuran video musik untuk trek “Haunted By Your Lies”, yang diproduksi langsung oleh label rekaman mereka, 40124 Reverge.

Lagu itu sendiri mengisahkan rasa kehilangan seseorang karena kematian, menampilkan sisi paling rapuh dari Worthless, namun tetap kuat secara musikal.

worthless

Proses rekaman enam lagu yang termuat di EP dieksekusi di studio rekaman Throne Records milik Triyana Wangsadita. Sementara untuk pengolahan mixing dan mastering dipercayakan kepada Ricky Aprianto di Rostels Records.

“Keseluruhan proses memakan waktu kurang lebih satu tahun. Proses yang paling lama di bagian penulisan lirik. (Kami) Sempat akan menggunakan lirik bahasa Indonesia, namun belum bisa tercapai,” urai mereka terus-terang.

Sejak terbentuk pada 2020 lalu, Worthless terus menyalurkan energi emosional mereka lewat musik yang sarat makna. Sedikit banyak terinspirasi dari band-band mancanegara seperti Holding Absence, Linkin Park, Casey, Counterparts hingga Movements.

Musik mereka mencerminkan perpaduan emosi yang intens, riff yang melodic dan lirik penuh luka, dengan pengaruh kuat dari skena melodic hardcore, post-hardcore, hingga alternatif modern.

Semua tersalurkan lewat komposisi berjudul “Wilt”, “Ache Carry in Me”, “Haunted by Your Lies”, “Disregard”, “Fragment of Pain” dan “Eternal Sleep”.

Namun dalam peracikannya, band ini mengakui menghadapi beberapa tantangan. Terutama dalam menentukan formula yang pas untuk bisa menyatukan riff melodic hardcore dan emo beserta liriknya.

Bahkan di lagu “Haunted By Your Lies” dan “Eternal Sleep”, mereka beberapkali harus mengulang rekaman di bagian gitar.

“Karena sangat tricky utuk mendapatkan ambient clean tone yang sesuai, sampai beberapa kali direkam dengan gitar yang berbeda-beda.”

Sejak 24 Oktober 2025 lalu, EP “From Pain To Mourning” dan video musik “Haunted by Your Lies” masing-masing telah tersedia di berbagai platform digital serta tautan kanal YouTube ini. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
carousels
Read More

CAROUSELS: Metalcore, Synth, Saksofon!

Gagasan lama yang muncul di 2019 silam, akhirnya diwujudkan Carousels di lagu terbarunya. Mengombinasikan synthwave, metalcore dan saksofon!
rahasia intelijen
Read More

RAHASIA INTELIJEN: Berharap Bisa Merilis EP

Unit metal alternatif Jakarta, Rahasia Intelijen akhirnya menguak kasus baru lagi, lewat lagu berlirik tajam, tentang narasi religius yang berlumuran darah.
hellcrust
Read More

Ini Perbedaan HELLCRUST dan DARKSOVLS

Bangun dari hibernasi, Hellcrust rilis lagu terbaru, “Rekonstruksi Kerak Neraka”. Tapi yang mengejutkan, kali ini formasinya sama persis dengan Darksovls!
splitfire
Read More

SPLITFIRE: Dari Club/Cafe ke Panggung Rekaman

Kenyang manggung di berbagai cafe dan club di Indonesia, bahkan hingga ke kawasan Asia Tenggara, kini Splitfire makin mantap selami industri musik rekaman.