Imagodei menyatukan gagasan musikal dari dua negara lewat lagu rilisan tunggal terbarunya, yang berjudul “Gelap Mata”. Di lagu ini, unit deathcore asal Pontianak, Kalimantan Barat tersebut mengajak serta Blindsided untuk berkolaborasi.
Blindsided sendiri merupakan band groove metal/post thrash asal Kuching, Sarawak, Malaysia.
Menurut Imagodei, di karya kali ini, mereka tak hanya mempresentasikan arensemen musik yang jauh berbeda, namun juga mencoba menghadirkan kontribusi rekan band asal Kuching secara virtual atau jarak jauh untuk pengisian beberapa bagian di dalam lagu “Gelap Mata”.
Kolaborasi itu, sekaligus untuk menunjukkan bentuk konsisten dan eksistensi mereka di skena musik ‘bawah tanah’ Pontianak. Khususnya di ranah metal yang sedikit macet pergerakannya.
Di tengah kesibukan para personelnya; vokalis Abdias Angkamor Padagi Agi, gitaris Marcova Aries Galeska dan Agapitus Kasim, bassis Aldy Pernando Batuah serta dramer Juardo Batara Putra Barage, Imagodei terus mencoba untuk tetap produktif.

Tempel Nama
“Gelap Mata” digarap Imagodei selama kurang lebih satu tahun. Mulai dari tahap penulisan materi, pengembangan aransemen, hingga pematangan konsep agar emosi dan karakter lagunya benar-benar tersampaikan.
“Selama proses itu, kami banyak melakukan evaluasi, bongkar-pasang ide, dan penyesuaian antar personel sampai akhirnya menemukan bentuk yang paling jujur dan solid,” tutur band kepada MUSIKERAS.
Walau ada perbedaan dalam konsep dan gestur musiknya, namun kolaborasi Imagodei dengan Blindsided bukan sekadar tempel nama. Tapi benar-benar sebuah pertukaran energi.
“Beberapa bagian lagu sengaja dirancang untuk menonjolkan identitas masing-masing, lalu dipertemukan dalam satu benang merah yang sama. Hasilnya, komposisi terasa lebih liar, dinamis, dan penuh tensi, tanpa kehilangan identitas dasar dari kedua pihak.”
Kerja sama dengan Blindsided sendiri bermula secara natural. Dimulai ketika bassis mereka ikut mengiringi tur di Pontianak. Dari situ tercipta obrolan santai dan gurauan—terutama soal karakter vokal Blindsided yang dianggap punya nuansa black metal yang kuat.
“Di sisi lain, gitaris Blindsided, Coco (Farid Syarmany), memang sudah sering bekerja sama dengan Aldy, bassis kami. Dari chemistry itu, ide untuk kembali bertemu dan berkolaborasi pun lahir, hingga akhirnya terwujudlah featuring ini.”
Untuk mendapatkan komposisi aransemen yang bisa mengakomodir kedua band, mereka banyak mengambil referensi dari berbagai spektrum musik ekstrem. Mulai dari agresivitas hardcore dan metal, hingga nuansa gelap khas black metal.
“Semua referensi itu kami olah bukan untuk ditiru mentah-mentah, tapi diramu agar menyatu dengan karakter masing-masing personel, sehingga menghasilkan komposisi yang brutal, emosional, dan tetap jujur dengan identitas kami.”
“Gelap Mata” menjadi salah satu karya rekaman Imagodei yang bakal memperkuat album mereka nantinya, yang saat ini mulai dipersiapkan.
“Kami sedang memasak beberapa materi yang semoga akan kelar pada pertengahan tahun ini,” ujar band ini menjanjikan.
Lagu “Gelap Mata” telah dirilis di berbagai gerai musik digital sejak 17 Januari 2026 lalu, serta dalam format video lirik di kanal YouTube. (mdy/MK01)