BLEACH: “Darkness”, Album Baru dan Tur Jepang

Sebelum meluncurkan album “Sacrificing Your Beliefs”, Bleach To Death lakukan pemanasan lewat sebuah album split, berkolaborasi dengan Soul Of Sin.
bleach
BLEACH (Foto oleh Lucas Benedict)

Bleach (kini bernama Bleach To Death) mengeratkan hubungan persahabatan Bandung-Bangkok di sebuah rilisan album mini (EP) split bertajuk “Darkness”.

Unit hardcore/metal Bandung, Jawa Barat ini menggandeng Soul of Sin, unit sekoridor asal Bangkok, Thailand yang tak kalah brutalnya untuk memaksimalkan daya terjang EP tersebut.

Dalam EP yang dirilis via dua label independen, yakni Holding On Records dan Disaster Records itu, kedua band unjuk gigi untuk tampil sebrutal dan sepekat mungkin.

Masing-masing menyerahkan dua trek dengan muatan materi baru yang belum pernah dirilis sebelumnya.

Di geberan lagu “Hellspawn” dan “Behind Enemy Lines”, Bleach teguh dengan karakter terkini mereka yang mengeksplorasi estetika metal/hardcore ala akhir ’90-an dan awal 2000-an.

Sementara Soul of Sin cenderung lebih metallic di lagu “Funeral Place” dan “Confessions Defilement”.

Mereka menginjeksi dengan riff-riff ala black metal pekat di sepanjang durasi lagu. Membuat split ini sarat akan breakdown, nuansa pekat metal yang gelap, namun tetap dengan agresi hardcore.

bleach
SOUL OF SIN

Intermezzo Natural

Inisiasi EP split “Darkness” diakui Bleach muncul usai melihat demo Soul of Sin yang sukses mencuri hati mereka. 

Di sisi lain, Bleach sudah cukup jarang membuat split. Terakhir mungkin split cross-genre mereka bersama The Couch Club, “Intermezzo”, rilisan LaMunai Records pada 10 Desember 2021.

Diungkapkan vokalis Michael Rhangkidhago Virgio Sippan, gitaris Kevin Raf Sanjani dan Krisna Rinaldi, bassis Axel Naufal Putra Siagian serta dramer Muhammad Lutfhi kepada MUSIKERAS, bahwa proses kreatif menjalani produksi dua lagu yang termuat di EP “Darkness” terbilang cukup natural.

“Kami menggodok materi dari kedua single ini sepertinya lumayan bertepatan dengan workshop album terbaru kami. (Lagu) Itu pure materi yang memang kami siapkan khusus untuk energi yang lebih direct dan agresif.”

Dan bukti keseriusan Bleach dalam penggarapannya, “Hellspawn” dan “Behind Enemy Lines” spesial dibuat untuk kebutuhan EP split itu saja. Tidak diikutkan ke dalam album mendatang.

“Menurut kami akan sangat cocok untuk jadi bagian dari Split EP kami bersama Soul Of Sin. Memang dibuat khusus untuk rilisan split.”

bleach

Breakdown Klasik

Tentang persiapan perilisan album “Sacrificing Your Beliefs” yang akan dirilis bulan ini, sejauh ini sudah hampir mencapai 100% setelah menjalani proses yang cukup panjang. Kini tinggal menunggu hasil mastering.

“Karena kami beberapa kali gonta-ganti riff dan nada supaya hasilnya benar-benar maksimal. Album ini akan berisi 10 lagu, dengan satu lagu  surprise featuring di dalamnya.”

Salah satu lagu yang sudah diluncurkan resmi adalah “Anguish” pada Jumat, 3 April 2026 lalu.

Dibanding karya-karya Bleach sebelumnya, kali ini mereka yakini lebih terasa segar. Ada beberapa formula baru yang mereka tambahkan.

Di antaranya penggunaan vokal clean yang lebih padat, breakdown yang lebih tegas, serta olahan suara keseluruhan yang diarahkan ke nuansa yang lebih klasik.

“Jadi secara keseluruhan album ini tetap punya identitas kami, (tapi) dengan pendekatan yang lebih matang dan eksploratif,” cetus mereka menegaskan.

Kembali ke EP “Darkness” telah diperdengarkan sejak 12 Maret 2026 lalu di berbagai gerai digital. Termasuk di kanal Bandcamp.

Selain perilisan digital, nantinya juga diedarkan dalam wujud rilisan fisik. Tepatnya dalam format kaset yang diikuti dengan peluncuran merchandise.

Saat ini, Bleach juga tengah bersiap-siap berangkat ke Tokyo, Jepang untuk menggelar tur, tepatnya di ACB Hall, Shinjuku (26 April 2026) dan di Moonstep, Nakano (29 April 2026). (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
matra
Read More

MATRA: Eksplorasi Metalcore yang Personal

Sebuah lagu rilisan tunggal bertajuk “Breathing Through The Break” menjadi karya debut MATRA, sebuah proyek musikal dari mantan gitaris Sister Murder.
undimension
Read More

UNDIMENSION: Kini Death Metal yang Sinematik

“Dogma Karsa Petaka”, rilisan tunggal terkini Undimension menjadi penanda penting menuju peluncuran album penuh perdana mereka, “Imperium Manifestopia”.
scylla
Read More

SCYLLA: Antara Polyrhythm Djent dan Metalcore

Panaskan jalan menuju perilisan albumnya, Scylla perdengarkan rilisan tunggal terbarunya yang lebih modern, namun tetap punya identitas mereka yang kuat.
profan
Read More

PROFAN: Buang Sial di Oplosan Metal

Merasa nama lama bandnya membawa sial, Profan pun dicetuskan untuk sebuah semangat baru, memutus kebuntuan selama hampir satu dekade.