Tredens merencanakan produksi “Phases Of Faces” sejak awal Januari 2025 lalu, dan akhirnya terwujud perilisannya pada 27 Maret 2026 lalu.
Unit metal asal Sidoarjo, Jawa Timur ini menghadirkan empat lagu dengan karakter bunyi yang agresif, solid, sarat emosi sekaligus eksperimental.
Menampilkan komposisi yang lebih matang, riff gitar berat, isian lead di gitar yang kental akan ambience yang atmosferik, lini bass yang gahar, rendah, tajam dan presisi plus deru pukulan dram yang intens dan energik.
Proses produksi EP “Phases Of Faces” dilakukan vokalis Fachri Zhafran Arief, gitaris Priansa Putra Jaya Wardana dan Agista Evanda Hakim, bassis Alfin Zairozi Fahmi, dramer Fajar Syahputra serta kibordis Dava Athalla Riefsyah di Groove Studio.
Sementara untuk pemolesan mixing and mastering dipercayakan kepada Rambo Permana dari Rambpage Record Studio, Surabaya.
Para personel Tredens merancang karakter bunyi lagu-lagu di “Phases Of Faces” ke arah yang bertenaga dan hidup.
Mempertemukan keagresifan dengan taburan efek atmosferik, komposisi yang mudah dicerna, namun tetap detail dan emosional.
Contoh terapan formula itu, antara lain tersirat di nomor “Luminescent”, dimana seluruh referensi personel Tredens dilebur jadi satu.
“Di aransemen itu (kami) gila-gilaan, gimana caranya semua referensi masuk, tetap heavy, tapi easy listening dan catchy,” cetus mereka kepada MUSIKERAS.

Bebas, Chaotic
Referensi yang mereka dengarkan, tentunya kebanyakan datang dari nama-nama besar di ranah metalcore dan hardcore. Di antaranya seperti Polaris, The Amity Affliction, Killswitch Engage, Spiritbox hingga Knocked Loose.
Sementara untuk referensi band dalam negeri, Tredens menunjuk local hero macam 510, Strangers dan Burgerkill sebagai acuan.
Konsep eksperimental yang mereka terapkan, bisa dibilang mengembangkan paham metalcore serta post-hardcore yang mereka anut, serta segala referensi tadi sebebas-bebasnya.
“Intinya menurut kami enak di telinga ya udah eksekusi aja. Yang membuat kami berbeda, kami berani masukin elemen-elemen yang lain ke lagu dan nggak lepas dari sedikit unsur chaotic.”
O ya, untuk departemen lirik, EP “Phases Of Faces” mengangkat tema tentang fase manusia yang melewati banyak wajah untuk bertahan dan melanjutkan hidup.
Dilema akan takdir yang terbalut kemarahan, hasrat dan penantian, hinggą sisi tergelap manusia yang terlalu percaya akan cahaya yang perlahan membakar akal dan jiwanya, di tengah tekanan hidup dan pergolakan batin.
EP “Phases Of Faces” sudah tersedia di berbagai gerai digital streaming, serta di kanal YouTube.
Sebelum meluncurkan EP debut, Tredens telah memulai perkenalan eksistensinya lewat lagu rilisan tunggal pembuka berjudul “Incomplete” pada 3 Oktober 2024 lalu. (mdy/MK01)
Susunan lagu:
- Satius
- BALA
- Aphrodite
- Luminescent