Browsing Tag
hardcore metal
184 posts
SEVERANCE: Perspektif Metallic Hardcore
Luncurkan album mini (EP) “God Can't Take Me” sebagai tonggak awal Severance di skena ekstrem. Lima lagu. Bukan omong kosong. Tanpa kompromi.
INHERITORS: Luapkan Terapi Moshpit
Thrash metal yang dibubuhi energi hardcore dan punk disemburkan Inheritors lewat “Intoksikasi”, menandai era baru, sekaligus pemanasan menuju album.
CHROMABLUR: ‘Mati Rasa’ dalam “Remorse”
Dalam wujud reinkarnasinya, Chromablur telah mengawali perjalanan musik terbarunya dengan meluncurkan “Remorse” yang lebih atmosferik dan melodius.
RASCAL: Unjuk Gigi di EP “Heaven Shall Burn”
Usai perkenalan dan pemanasan di lagu “In Mourning”, Rascal melesatkan album mini (EP) debutnya, “Heaven Shall Burn” yang sarat kekerasan metallic hardcore.
THORNSLUG: Muntahan Kelam di EP Debut
Perkenalan Thornslug, baurkan tema-tema kelam seperti keputusasaan, nuansa thriller dan horor di album mini (EP) debut yang berdistorsi berat dan tebal.
WOLFBREATH: Hibrida Cadas “Crumbling Existence”
Keprihatinan akan berbagai konflik dunia mengusik Wolfbreath untuk merampungkan album barunya, yang disemburkan lewat kemarahan bauran hardcore dan metal.
LURRUH: Tetap Marah di Lagu “Bilur”
Di lagu terbarunya, Lurruh menyinggung bagaimana manusia sering terlihat kuat dari luar, namun rapuh dan hancur di dalam, dalam kemarahan metallic hardcore.
CLOWNSUFFER: Metalcore yang Dingin dan Kelabu
Terjangan kedua dari Clownsuffer telah dilampiaskan. Bertajuk “Unleashed”, yang menggelorakan konsep metalcore yang semakin gelap, agresif dan brutal.
BURGERKILL: Napak Tilas “Beyond Coma and Despair”
Album penuh ketiga Burgerkill ini menjadi salah satu tonggak sejarah pergerakan musik cadas ‘bawah tanah’ di Indonesia, dan yang terbaik sepanjang masa.
MORKTHULL: Kebangkitan di “Sunya // Laya”
Dengan vokalis baru, Morkthull memulai agresi barunya dengan meluncurkan maxi-single yang tetap agresif, namun lebih personal dan kontemplatif.
DEFEAT: EP “Undefeated” dan Karya Terbaru
Sambil menanti rilisan tunggal bertajuk “Stigma” untuk menyambut album terbaru, Defeat ungkap benang merah yang dimulai dari album mini (EP) “Undefeated”.
BLEACH TO DEATH: Tajamkan Metalcore Klasik
Lebih fokus, agresif dan dinamis sambil tetap mempertahankan akar metallic hardcore menjadi identitas kuat Bleach To Death di rilisan album terbarunya.
VIOLENTIA: Kasar, Bising dan Kacau
Sebuah album mini (EP) debut, “V.I” (dibaca: V-one/satu) akhirnya dikoarkan Violentia setelah tertunda cukup lama, disulut kobaran hardcore/metal yang bengis.
TORE UP: Ekspresi ‘Sakit Jiwa’ dalam “Amentia”
Usai lontarkan “Anxious”, Tore Up mengemas seluruh ide ganasnya dalam sebuah album penuh distortif yang suarakan realitas kesehatan mental.
FESTERING SCUM: Cetuskan Debut ‘Hardgore’
Terpicu riff lambat yang ‘beracun’, Festering Scum terbentuk, lahirkan karya rekaman yang sarat ‘cipratan darah’ oplosan metal dan hardcore yang brutal.