Nymeria kali ini menghadirkan sebuah kolaborasi dengan salah satu konten kreator bernama Nadia Hardianti Pitaloka, yang dipercaya mengeksekusi bagian vokal clean.
Kata ‘fatum’ sendiri diambil dari bahasa Latin yang berarti ‘takdir’. Sebuah perjalanan ‘religius’ manusia yang telah melakukan perintah-Nya, namun kehidupannya semakin terasa berat, yang dikemas ke dalam lirik lagunya.
Proses perekaman lagu “Fatum” dilakukan vokalis Arief Ramadhan, gitaris Rendy Ramadhan dan Jehan Ahmad di salah satu studio rumahan, yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan.
Dalam penggarapan teknisnya, mereka dibantu dua musisi dari band Byebye Bunny, yakni gitaris Abdul Hakim Alwafa sebagai produser serta dramer additional, Dimas Partia Thanjung (Panda).
Di “Fatum”, Nymeria menyuguhkan riff brutal serta balutan orkestra yang intens dan emosional. Mereka memadukan gaharnya distorsi dengan orkestra yang ‘gelap’ dan intens.
“Kami pun mengedepankan sisi emosional dari setiap lirik yang kami tulis, sehingga diharapkan audiens bisa ikut bersama merasakan vibes dari lagu ‘Fatum’ ini,” urai mereka kepada MUSIKERAS memperjelas.
“Kami merasa bahwa konsep ini membuat kami beda dari kebanyakan band metalcore lainnya.”
Untuk mengaplikasikan formula leburan itu, para personel Nymeria banyak menyerap pengaruh dari band Imminence untuk inspirasi orkestra serta Architects untuk pola riff gitarnya.
Setelah perilisan “Fatum”, Nymeria bakal fokus untuk memperbanyak jam terbang manggung agar bisa membuat nama mereka lebih dikenal luas.
“Namun untuk rencana jangka panjang, kami akan mulai mengerjakan sebuah EP (album mini) yang kami targetkan akhir tahun ini sudah bisa rilis.”

Sejak kemunculan awalnya tahun lalu lewat rilisan pembuka bertajuk “Paradox” (15 Desember 2025), band ini bertekad menunjukkan eksistensinya dengan membawa formula musik yang fresh, tanpa menghilangkan sentuhan metalcore ‘old-school’.
“Musik kami lebih ‘easy listening’, tapi tetap mempertahankan ciri khas metalcore sehingga kami berharap musik kami bisa lebih diterima di masyarakat umum.”
Sebagai bayangan, band ini menyebut beberapa grup pelantun musik cadas mancanegara menjadi acuan untuk penggarapan musiknya. Di antaranya dari Architects, Imminence, Wage War, Sleep Token dan Counterparts.
Tonton video musik resmi “Fatum” di tautan kanal YouTube ini. (@mudya_mustamin/MK01)