SNAPBURN: Suarakan “Kehilangan” yang Reflektif

Lewat lagu rilisan tunggal terbarunya yang bertajuk “Kehilangan”, Snapburn mengobarkan sisi modern metalcore yang lebih dalam, matang dan emosional.
snapburn
SNAPBURN

Snapburn kini mengekspresikan kehampaan, amarah dan suara-suara di kepala yang tidak pernah benar-benar hilang setelah seseorang pergi. Ditumpahkan lewat lagu rilisan tunggal terbaru bertajuk “Kehilangan”.

Lagu ini terasa seperti perjalanan menghadapi duka: keras, kacau namun diam-diam rapuh. “Kehilangan” berbicara tentang ruang kosong yang terus hidup di dalam diri.

Tentang mencoba menerima kenyataan, tetapi masih terus dihantui kenangan dan rasa yang tertinggal. Bukan hanya soal ditinggalkan, melainkan tentang bagaimana kehilangan bisa mengubah seseorang secara perlahan.

Dengan balutan nuansa nu-metalcore yang gelap dan emosional, unit keras asal Kediri, Jawa Timur ini menghadirkan warna yang lebih emosional tanpa meninggalkan identitas agresif mereka.

Vokalis Mohammad Rizki aka Max Xaverio, rapper Sonya ‘Mac’ Adiatma, gitaris Akselza Trigaskara aka Axel CB, bassis Baiu ‘Progress’ Ariescy dan dramer Agung Kris Herdyanto menyebut “Kehilangan” yang direkam di Burn Records, Kediri bukan hanya sebuah lagu keras. Tapi juga merupakan luapan rasa yang diterjemahkan menjadi suara.

Disampaikan lewat gelora riff gitar yang berat, agresivitas yang groovy serta ledakan vokal penuh emosi yang perlahan berubah menjadi suasana sunyi dan reflektif.

Soundscape Ambient

“Kami mencoba menggabungkan emosi yang lebih dalam dengan pendekatan aransemen yang lebih matang dibanding karya-karya sebelumnya,” ujar pihak Snapburn kepada MUSIKERAS mengungkap proses kreatifnya.

Dari sisi terapan formula musikal, mereka menyebut “Kehilangan” mengusung pendekatan modern metalcore yang menggabungkan riff gitar berat, breakdown yang kuat, elemen elektronik, soundscape ambient serta chorus yang lebih melodis dan mudah diingat.

“Perbedaan utamanya dibanding karya Snapburn sebelumnya, adalah fokus yang lebih besar pada atmosfer dan emosi.”

“Jika beberapa rilisan sebelumnya lebih menonjolkan agresivitas, ‘Kehilangan’ mencoba menghadirkan dinamika yang lebih luas melalui perpaduan clean vocal yang emosional dan scream vocal yang intens.”

Selain itu, kali ini Snapburn juga memberikan ruang yang lebih besar untuk suntikan elemen elektronik dan nuansa modern rock sehingga karakter lagu terasa lebih segar dan relevan dengan perkembangan metalcore saat ini.

Keseluruhan terapan konsep itu, dipertajam dengan beberapa serapan referensi dari band-band metalcore modern mancanegara macam Bring Me the Horizon, Bad Omens, Architects serta I Prevail.

“Namun kami tidak ingin hanya meniru referensi tersebut. Kami tetap berusaha mempertahankan identitas Snapburn dengan memasukkan karakter melodi, lirik berbahasa Indonesia serta pendekatan emosional yang menjadi ciri khas kami dalam menulis lagu.”

Dalam mewujudkan visi “Kehilangan” secara musikal tentu saja tidak mudah. Para personel Snapburn mengakui menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan antara sisi emosional dan energi khas Snapburn.

Mereka ingin lagu tersebut tetap terasa berat dan agresif, tetapi di saat yang sama mampu menyampaikan rasa sedih, penyesalan serta kerinduan secara kuat.

“Selain itu, kami juga lebih detail dalam pengerjaan sound, mulai dari pemilihan tone gitar, layering instrumen hingga eksplorasi atmosfer elektronik yang mendukung nuansa lagu.”

snapburn

“Kehilangan” sendiri bakal menjadi bagian dari proyek musikal Snapburn yang lebih besar. Saat ini mereka juga sedang mempersiapkan materi-materi baru. Sebagian sudah dalam tahap penulisan dan pengembangan aransemen.

Target yang dituju adalah perilisan album mini (EP), yang bakal menjadi representasi perkembangan musikal Snapburn dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami berharap dapat membagikan informasi lebih lanjut mengenai proyek tersebut dalam waktu dekat,” cetus mereka menjanjikan.

Sebelumnya, tepatnya pada 18 Februari 2025 lalu, Snapburn telah merilis album penuh berjudul “In Determination”.

Lagu “Kehilangan” kini telah tersedia di seluruh platform digital, termasuk video musik resminya di kanal YouTube Snapburn. (@mudya_mustamin/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
outlier
Read More

OUTLIER: Luka dalam Kobaran Melodic Hardcore

Catatan lugas tentang luka, amarah, kehilangan arah dan upaya pencarian kedamaian ditumpahkan Outlier di album mini (EP) debutnya, “This Love Hurts”.