FEIT: Refleksi Kekerasan di EP Debut

Lewat perilisan album mini (EP) perdana bertajuk “Bound By Destruction”, Feit kembali tunjukkan keberingasannya di ranah metallic hardcore dan metalcore.
feit
FEIT

Feit menggambarkan dunia dimana kekerasan dibenarkan atas nama harapan di EP “Bound By Destruction”. Kepatuhan dianggap sebagai keselamatan dan manusia perlahan kehilangan kemanusiaannya demi kenyamanan serta kekuasaan.

Sebuah refleksi tentang runtuhnya kemanusiaan di bawah kebohongan, ketakutan dan sistem yang menindas.

“Bound By Destruction” dihadirkan unit metallic hardcore asal Pandaan, Jawa Timur ini sebagai luapan kemarahan, keputusasaan dan kesadaran terhadap dunia yang perlahan kehilangan nuraninya.

Melalui atmosfer yang gelap, agresif dan penuh tekanan, album ini membawa pendengar masuk ke dalam realitas tentang manusia yang hidup di bawah manipulasi, kekuasaan serta kebusukan moral yang terus diwariskan.

Setiap lagu menjadi potongan cerita dari kehancuran yang saling terhubung tentang propaganda, keserakahan, pembungkaman hingga perjuangan untuk tetap sadar di tengah sistem yang menyesakkan.

Vokalis Anas Zarkasyi, dramer M. Fairus Syahril, bassis Fendi Kurniawan serta gitaris Aldian Tam dan Dimas Maulana menyajikan empat komposisi di EP tersebut.

Dua di antaranya menghadirkan kolaborasi dengan band asal Surabaya, Right On Target serta Michael Bleach dari Bleach to Death (Bandung).

Dibuka melalui trek berjudul “Sanctified Destruction”, album ini memperlihatkan bagaimana kesadaran manusia dihancurkan secara perlahan melalui janji dan ilusi kebebasan.

“Crowned by Blood” kemudian menjadi gambaran brutal tentang manusia yang menjadikan penderitaan sebagai fondasi kekuasaan.

Di tengah kehancuran tersebut, “Sealed With Conviction” yang menghadirkan kolaborasi Feit dengan band Right On Target muncul sebagai bentuk perlawanan dan sumpah untuk tidak lagi menutup mata terhadap kebenaran.

Sementara “Strangled By The System” menjadi penutup yang menggambarkan manusia yang perlahan hancur secara mental dan emosional akibat hidup di dalam sistem yang menekan dan mencekik.

Khusus di lagu “Sealed With Conviction”, pihak Feit menyebutnya kepada MUSIKERAS sebagai lagu paling menantang di EP ini.

Karena alasannya, “Kami memang benar-benar gabungin dua band, bukan hanya featuring dalam segi pembagian vokal saja,” serunya.

feit

Lintas Negara

“Bound By Destruction” bukan hanya tentang kemarahan atau kehancuran semata. Secara keseluruhan album ini adalah refleksi tentang bagaimana dunia modern membentuk ketakutan, membungkam kesadaran dan menghancurkan kemanusiaan sedikit demi sedikit.

Hingga akhirnya, hanya keyakinan dan kesadaran yang tersisa sebagai bentuk terakhir dari perlawanan.

Kemarahan itu lantas diledakkan lewat semburan musik yang banyak menggabungkan elemen metal. Di antaranya terapan permainan melodi gitar yang kental bernuansa khas metalcore era 2000-an, serta pengaruh dari beberapa band metalcore asal AS macam Since My Beloved, xSeraphx dan xElegyx.

“Yang bikin kami beda, kami memainkan musik yang dulu di era pembentukan Feit belum banyak yang memainkan musik kayak gini di daerah kami.”

Dengan menerapkan konsep ini, para personel Feit banyak meluangkan waktu dalam proses kreatifnya. Khususnya dalam tahapan pencarian formula yang paling pas untuk lagunya.

Diawali dari masukan ide-ide riff dan pola lagu dari gitaris, yang lantas diulik di studio bersama personel lainnya.

“Kami coba mix and match lagi. Prosesnya lumayan lama, soalnya personel kami juga lumayan sibuk dengan kerjaan masing-masing.”

EP “Bound By Destruction” yang direkam di Lunar Records dirilis ke berbagai gerai digital via kolaborasi label asal Bandung, Futura Records Asia dengan Brigade Three Records dari Filipina.

Kerja sama tersebut mempertemukan semangat independen lintas negara dalam satu rilisan yang penuh amarah dan keresahan.

Sebelumnya, band bentukan awal 2024 ini juga telah memperdengarkan lagu rilisan tunggal bertajuk “Lies Before the Sky Falls” pada 27 Februari 2025 lalu. Seluruh karya Feit bisa didengarkan di berbagai gerai digital. Termasuk di laman Bandcamp. (@mudya_mustamin/MK01)

Susunan lagu:

  1. Sanctified Destruction
  2. Crowned by Blood
  3. Sealed With Conviction (Feat. Right On Target)
  4. Strangled By The System (Feat. Michael Bleach)
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
moose
Read More

MOOSE: Black Metal Atmosferik dan Melankolis

Lewat lagu debut “Valley of Whispers”, Moose menangkap kondisi mental yang terjebak dalam spiral pesimisme, dalam balutan black metal yang gelap dan melankolis.
morgia
Read More

MORGIA: Formasi Bertiga, Makin Eksperimental

Usai melewati masa krisis formasi, kini Morgia kembali menggeliat dengan meluncurkan lagu rilisan tunggal terbaru, yang lebih gelap, mekanis dan imersif.