Browsing Category
Berita
3242 posts
DEVASTROSITY: “Who Needs Solos When You Have Insane Riffs?”
Sekitar dua bulan ke depan, Devastrosity bakal melampiaskan kebrutalan terbarunya, lewat perilisan album penuh bertajuk “Eviscerating Desolation”.
DEPTHS: Saat Powerviolence Disusupi Industrial/Elektronik
Dua lagu rilisan tunggal yang berlumuran eksplorasi baru Depths telah dilepas, sambut album terbaru yang dicanangkan terwujud tahun depan.
FORNICARAS: Kembali Mengeksekusi Formula Metalcore Elektronik
Setelah memamerkan konsep yang modern di album mini (EP) “Age of Downfall”, Fornicaras kini pertahankan momentum itu lewat lagu baru.
A THOUSAND PUNCHES: Rilis Dua Lagu Baru, dan Tetap Hardcore
Usai vakum bertahun-tahun, unit hardcore A Thousand Punches akhirnya dibangkitkan oleh keresahan, yang diluapkan lewat rilisan maxi-single.
KILLA THE PHIA: Ketika Metal Beradu dengan Rapai Pase
Rapai Pase merupakan instrumen tradisional Aceh yang diteteskan Killa The Phia ke dalam lagu terbarunya, “Hitam” yang tetap sarat distorsi modern.
BLACK DIG: “Kami Mengusung Hard Rock yang Nggak Cuma Teriak!”
Sebagai pemanasan menuju perilisan album debutnya, Black Dig telah melontarkan “Fragments of Reality”, lagu terbaru yang sarat distorsi kasar.
MARYATIE: Menuju Death Metal yang Melodius dan Teknikal
Lewat lagu terbarunya yang berjudul “Eksekusi Massa”, Maryatie siap maksimalkan formasi terkininya yang lebih padat, harmonis dan modern.
NO REMAIN: Hardcore 90-an yang Lebih Punchy dan Modern
Usai ditinggal vokalisnya, tak lama setelah merilis album mini (EP) “Reminiscence” (November 2024), No Remain malah semakin berkobar.
DISVIGURED: Vokalis Baru, Eksplorasi Baru
Babak baru perjalanan musik Disvigured digeber lagi, melalui “Dead March For Concupiscence” yang memaksimalkan terjangan slamming death metal.
BYEBYE BUNNY: Bangkit Lagi, Gelap dan Penuh Tekanan
Laju Byebye Bunny sempat terhenti kesibukan ‘duniawi’ para personelnya. Kini mereka bertekad kembali melanjutkan warisan musikalnya.
MAHASURA: Peluru Deathcore yang Semakin Brutal
Lewat album debutnya yang bertajuk “Suffering I”, Mahasura melampiaskan delapan komposisi deathcore intens, gelap sekaligus mengerikan.
STRAIGHTOUT: Era Baru, yang Tetap Agresif dan Melodius
Dengan formasi baru, Straightout akhirnya meluncurkan peluru pertamanya sebagai amunisi menuju album terbaru yang akan rilis akhir tahun.
HARDTOKILL: “Perpaduan Metalcore, Death Metal, Hardcore Masih Jadi Identitas Kami”
Konsep itu, dimuntahkan Hardtokill melalui lagu rilisan tunggal terbaru, “Mark of the Beast”, yang menjadi pembuka menuju album keempat.
THREATENED: Rilis EP Hardcore, Tanpa Latar Belakang Hardcore
Lewat album mini (EP) bertajuk “Hatred”, Threatened semburkan repertoar hardcore untuk lampiaskan amarah dan perlawanan arogansi.
ENDRØM: Baurkan Black Metal dengan Melodic Atmospheric Crust Punk
Lewat album penuh keduanya yang bertajuk “The Last Swordsman”, Endrøm kembali menajamkan konsep musik yang mereror dan mencekam.