COSTIVE: “Kami Pertahankan Energi ‘Mentah’ Emo”

Sambil menyiapkan album debutnya, Costive kembali merilis karya terbaru berjudul “Outworn”, yang memuntahkan lirik mentah yang sarat emosi.
costive
COSTIVE (Foto oleh Dwiki Rikus)

Costive menyebut “Outworn” sebagai sebuah lagu alternatif-rock yang menyoroti perasaan terbuang, dikhianati, namun tetap mencoba bangkit dari luka yang berulang.

Sebuah catatan jujur tentang seseorang yang berjuang keluar dari hubungan tidak baik dan kurang menyenangkan, yang menenggelamkan identitas dirinya.

“Outworn” adalah potret emosional tentang seseorang yang menyadari bahwa dirinya telah dimanfaatkan dan tak lagi memiliki tempat dalam hubungan penuh manipulasi.

Melalui komposisi yang intens dan lirik yang tajam, lagu ini membawa pendengarnya ke perjalanan batin antara kemarahan dan pelepasan.

Lagu “Outworn” sendiri sebenarnya telah digarap sejak awal terbentuknya Costive, pada Juni 2023 lalu. Lantas diproduksi pada pertengahan Oktober 2025 lalu.

Meskipun sempat tertunda, namun vokalis Aldy Arfiansyah, gitaris Ahmad Nadzif Syahrifudin (Poteh) dan Marcellino Gibrany S., bassis Reyhan Rahendra serta dramer Ivan Hermawan memutuskan untuk merampungkannya untuk melengkapi materi album nantinya.

Aldy menulis lagu tersebut, dan diproduseri oleh Marcelino di H4ze studio miliknya. Sementara bagian perekaman isian dram dilakukan Ivan di Virtuoso Music Studio, Malang.

Pemolesan tahapan akhir, yakni mixing dan mastering dipercayakan kepada Yudhistiro Lilo P. di W8 Project Studio. Lalu sang bassis, Reyhan Rahendra kebagian merancang artwork sampul lagunya.

costive

Grunge Revival

Konsep alt-rock/emo yang diterapkan Costive di “Outworn” diterjemahkan para personel band asal Malang, Jawa Timur tersebut melalui perpaduan dinamika yang cukup kontras. Antara intensitas instrumen yang eksplosif dengan melodi vokal yang melankolis namun tetap catchy.

“Kami berusaha mempertahankan energi ‘mentah’ khas emo awal 2000-an, namun membalutnya dengan produksi yang lebih modern,” ujarnya mereka kepada MUSIKERAS, menegaskan.

Keberanian Costive dalam mengeksplorasi struktur lagu, membuat band ini cukup berbeda dibanding pelaku paham alt-rock/emo kebanyakan. Mereka tidak ingin hanya terpaku pada pola standar, namun juga memberikan ruang bagi nuansa ambience.

“Bagi kami, keunikan ‘Outworn‘ terletak pada kemampuan menyampaikan rasa frustrasi dan harapan secara bersamaan.”

Hasil akhir dari struktur komposisi serta aransemen “Outworn” sedikit banyak didapatkan dari kombinasi berbagai ide dan inspirasi, yang antara lain didapatkan dari gelombang modern alt-rock dan grunge-revival.

Secara spesifik, mereka mengakui berkiblat pada tekstur gitar yang tebal seperti band rock asal AS, Superheaven. Lalu juga menyuntikkan sedikit sentuhan nuansa melankolis dan struktur lagu yang ‘flowy‘ seperti Basement (Inggris).

“Perpaduan referensi ini kami pilih karena kami ingin menghadirkan musik yang terasa berat secara instrumen, namun tetap memiliki melodi vokal yang cukup emosional.”

Saat ini, persiapan menuju album mini (EP) debut telah mencapai 75% dari keseluruhan produksi. Setelah “Outworn”, mereka telah menyiapkan satu lagu rilisan tunggal penutup sebagai jembatan menuju peluncuran EP tersebut.

“Jika tidak ada halangan, EP ini akan resmi kami lepas ke publik pada pertengahan 2026, di bawah naungan Haum Entertainment.”

Materi lagu “Outworn” bisa didengarkan di berbagai gerai penyedia musik digital, termasuk kanal Bandcamp dan YouTube sejak 26 Desember 2025 lalu. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
no8
Read More

NO8: Nadin Amizah Versi Modern Metal?

Fenomena band atau solois rock berkedok dan merahasiakan identitas aslinya mulai menjalar ke Indonesia. Salah satunya diadopsi NO8 yang berasal dari Bandung.