INVEIGH: “Kami Masih Bercerita tentang Adegan-adegan Dewasa”

Lewat lagu rilisan tunggal terbarunya yang bertajuk “Bertahan”, Inveigh menumpahkan unek-unek rutinitas kerja dan segala kebosanannya.
inveigh

Inveigh yang terbentuk pada akhir 2023 lalu kembali melepas karya lagu rekaman terbaru bertajuk “Bertahan” pada 9 Mei 2025 lalu. Berselang setahun sejak unit garage/indie punk Malang, Jawa Timur ini merilis album mini (EP) “Dinamika”.

Kepada MUSIKERAS, Inveigh menyebut “Bertahan” sebagai semacam ‘surat cinta’ untuk band-band yang pernah menginspirasi mereka. Vokalis Julius Bagus, bassis Anizar Yasmeen, gitaris Eltria Raffi dan dramer Raditia Putra menulisnya di area yang hampir sama dengan lagu-lagu di EP “Dinamika”.

“Namun dengan lebih intens. Kami tidak pernah secara langsung membandingkan dengan band-band lain, namun apa yang kami mainkan mungkin lebih seperti love letter untuk band-band yang pernah menginspirasi kami,” seru mereka. 

Kurang lebih, “Bertahan” serta lagu-lagu Inveigh umumnya menggabungkan energi garage punk dengan nuansa alt-rock dan grunge, yang terinspirasi oleh band-band seperti The Bronx, The Ghost of a Thousand, Pure Love, Gallows, dan The Damned Things.

Secara teknis, produksi rekaman lagu rilisan tunggal “Bertahan” digarap di tiga studio berbeda. Dimulai pada 2 Maret 2025 lalu. Untuk isian dram dieksekusi di Creatorix Studio, gitar dan bass di 202 Sonic Lab dan vokal di Haum Studio.

Sementara untuk pemolesan mixing dan mastering dipercayakan kepada Satrio Utomo dari Griffin Studio, yang berhasil dirampungkan pada 27 April 2025.

“Yang membedakan dari rilisan sebelumnya mungkin secara sound terdengar lebih raw,” seru pihak band lagi, menegaskan perbedaan formula di “Bertahan”.

Tema lirik yang diungkapkan di “Bertahan” sendiri masih bercerita tentang adegan-adegan dewasa (baca: rutinitas kerja dan segala kebosanannya). Antara lain terinspirasi dari pengalaman kerja yang pernah dialami oleh vokalisnya saat menjadi karyawan, serta situasi serupa yang kini dirasakan oleh sang dramer.

“Bertahan” merefleksikan kejenuhan dan rasa muak akibat rutinitas kerja yang monoton namun terpaksa dijalani. Lalu dipertegas lewat balutan distorsi, entakan dan ketukan bersemangat, yang mereka harap bisa relate dan menjadi penyemangat untuk orang-orang senasib di luar sana.

Setelah perilisan “Bertahan” ini, rencananya Inveigh akan merilis lagu selanjutnya dengan menghadirkan vokalis tamu. Sejauh ini sudah ada beberapa kandidat di kepala mereka. Tapi banyak kemungkinan yang bisa dimunculkan selain kandidat yang telah terpikir.

inveigh

Sekadar tambahan informasi, pada mulanya Inveigh terbentuk sebagai proyek supergrup yang beranggotakan musisi-musisi berpengalaman dari skena musik ‘bawah tanah’ di Malang. Julius Bagus dari band Take This Life, Anizar Yasmeen dari Extreme Decay, Eltria Raffi dari Dazzle dan Raditia Putra dari Young Savages.

Berawal dari niat Julius yang sudah lama ingin membuat band rock, lalu ia mengundang Anizar. Tapi, Inveigh baru merekrut anggota penuh setelah band post-hardcore Take This Life yang digawangi oleh Julius selesai melakukan reuni pada April 2023.

Inveigh lalu melakukan debut manggung pada 14 April 2024, dan lantas resmi merilis EP pertamanya, “Dinamika” di kanal Bandcamp pada 1 Juni 2024 dan menyusul di digital streaming platform pada 23 Agustus 2024. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darksovls
Read More

DARKSOVLS: Energi Baru Usai Coki Hengkang

Sebagai lanjutan dari rilisan “Frustrasi Kolosal”, Darksovls kini melontarkan “Spektrum Kedap Cahaya”, menandai era baru yang lebih depresif.
dottland
Read More

DOTTLAND: Bukan D-Beat / Crust Punk yang Pakem

Unit d-beat crust punk Dottland (atau ditulis Döttland) akhirnya merilis album debutnya, “Negara Mati” sebagai ungkapan jujur dalam melihat realita saat ini.