Browsing Tag
metalcore
508 posts
SILENT IN LIGHTLESS: Harapan Baru Metalcore di Indonesia?
Kini lewat lagu terbarunya, “Validasi”, Silent In Lightless seolah menajamkan apa yang telah mereka tunjukkan di dua lagu lepas sebelumnya.
TREMORRAGE: Tur Jawa, Malaysia dan Judi Online
Bergerak cepat, pejuang metalcore dari Banda Aceh, Tremorrage melanjutkan pergerakan secara masif dengan menggelar tur promo “Savior”.
CHAINED: Bereksperimen di Metalcore 2000-an, dengan Atmosfer Kelam
Chained telah meluncurkan paket rekaman “Beneath The Silence”, yang berlirik puitis, sekaligus menajamkan eksplorasinya di jalur metalcore.
REDSIX: “5 Band yang Harus Disimak Sebelum Mendengarkan EP Terbaru Kami”
Formula Redsix di album mini (EP) terbarunya nanti, “Part II // Execute” sedikit banyak menyerap inspirasi dari lima band tersebut. Siapa saja?
REVIND: Jelang Album, yang Terinspirasi ‘The Beauty of Chaos’
Usai tertidur pulas selama hampir satu dekade, Revind umumkan kebangkitannya lewat peluncuran lagu baru dan persiapan album.
COLDHAVEN: Rilis Konsep Metalcore Berbeda di “Evenfall”
Akhirnya Coldhaven meletupkan karya album debutnya, berjudul “Evenfall”, yang menampilkan sound dan visi artistik mereka yang unik.
BURNING FLAME: Makin Berkobar di Jalur Metalcore
Usai kolaborasi dengan vokalis Sailing Before The Wind (Jepang) pada Juli 2023 lalu, kini Burning Flame persembahkan sebuah album mini (EP).
REDSIX: “‘Peregrine’ Adalah Kebebasan Bereksperimen!”
Dengan racikan musik yang semakin eksploratif, REDSIX terus menantang diri mereka untuk menciptakan sesuatu yang segar dan berbeda.
VSONOMA: Seimbangkan Metal dan ‘Pop’
Unit alternative/modern rock asal Malang, Jawa Timur, VSONOMA mengubur Baka Ranger, dan menandainya dengan merilis “The One”.
ELEEVEN TWENTYTWO: “Kami Terinspirasi ‘Metalcore Perjuangan’!”
Melanjutkan pencapaian positif di rilisan “Rise”, Eleeven Twentytwo kini memperluas jangkauan musiknya ke ranah metalcore awal yang lebih pekat.
ALCEENA INSIDE: Emosi Kekecewaan dalam Metal Kekinian
Unit modern metal pendatang baru dari Yogyakarta, Alceena Inside baru saja melepas lagu rilisan tunggal pertamanya, sebagai pengenalan.
REIWA: Unit Modern Metalcore Berlirik Tajam
Pada 26 Februari 2025 lalu, Reiwa akhirnya meresmikan peluncuran album mini (EP) pertamanya, “Simulacra” yang memuat tiga lagu berlirik tajam.
BLYTHED: “Kami Ingin Sangar Seperti Randy Blythe!”
Lewat album mini (EP) “Traitors”, Blythed menunjukkan kualitas bermusik yang sangar, yang tidak terkonsentrasi pada satu aliran metal tertentu.
CATASTROPHIA: “Kami Ingin Ciptakan Suasana Brutal!”
Unit cadas asal Sidoarjo, Jawa Timur, Catastrophia kembali lagi lewat rilisan tunggal terbaru, yang cenderung mengeksplorasi deathcore gaya lama.
BUILDERS MY SKIN: Kreativitas Modern Metal Bernuansa Dark
Dari format duo berkembang menjadi band seutuhnya, akhirnya disahkan Builders My Skin lewat karya rilisan tunggal terbarunya, “Bitter”.