Album Mini dan Buku untuk Rayakan 30 Tahun Sick Of It All

Tiga puluh tahun perjalanan karir band hard core legendaris, Sick Of It All dirayakan melalui peluncuran album mini terbaru bertajuk “When The Smoke Clears”. Album ini akan diedarkan via Century Media Records mulai 4 November mendatang. Hanya, ada yang sedikit berbeda pada kemasannya. Penjualan album yang digarap bersama produser The Jerry Farley dan Tue Madsen untuk mixing dan mastering ini dipaketkan dengan sebuah piringan hitam (vinyl) berukuran 10 inch serta sebuah buku berdesain ‘coffee table artbook’ setebal 60 halaman yang eksklusif dan dalam jumlah terbatas.

Di dalamnya memuat foto-foto langka dan ikonik dari Sick Of It All serta tulisan testimoni dari musisi-musisi yang mengaku terinspirasi musik mereka seperti Davey Havok (AFI), Dennis Lyxzén (Refused), Chuck Ragan (Hot Water Music), Arthur Smilios (Gorilla Biscuits) dan Matt Kelly (Dropkick Murphys).

Selain dalam bentuk CD, album mini yang memuat lagu “Black Venom”, “Doomed Campaign”, “Blood & Steel”, “Fortress” dan tentunya, “When The Smoke Clears” tersebut juga dirilis dalam format digital. Tahun lalu, Sick of It All yang kini dihuni Lou Koller (vokal), Pete Koller (gitar), Craig Setari (bass) dan Armand Majidi (dram) sempat merilis dua single berjudul “Hardcore Equals Freedom” / “DNC”. Sementara album sebelumnya dirilis 2014 berjudul “The Last Act of Defiance”. Band asal New York, AS ini sendiri sudah merilis 11 album studio sejak 1989.

Berikut video lagu “Get Bronx” dari album “Last Act of Defiance” (2014):

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
evanescence
Read More

EVANESCENCE: Hanya Gelar Konser di Malaysia

Dalam rangkaian tur dunianya, Evanescence bakal gelar konser secara eksklusif di Kuala Lumpur, Malaysia. Satu-satunya negara yang terpilih untuk Asia Tenggara.
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.