Fabio Lione Tinggalkan Rhapsody Of Fire

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Fabio Lione membuat keputusan yang mengejutkan. Lewat laman Facebook-nya, vokalis berdarah Italia tersebut mengumumkan pengunduran dirinya dari Rhapsody of Fire, band yang sudah dihuninya sejak 1995 silam.

“Kepada semuanya, para penggemar, promoter, kolega. Saya telah mengantisipasi hal ini sejak tiga atau empat bulan belakangan, dan saya dengan sangat menyesal mengumumkan keputusan akhir saya untuk berpisah dengan Rhapsody of Fire,” cetusnya.

“Tak ada kalimat yang tepat untuk mewakili arti band ini buat diri saya, dan saya sangat bangga telah menjadi bagian dari sebuah babak penting dalam buku suci (musik) power metal. Sekarang saatnya bagi saya untuk menulis babak baru dalam hidup saya, sebagai musisi dan sebagai manusia. Saya berharap yang terbaik buat Rhapsody of Fire, semoga mereka menjadi semakin tangguh dari sebelum-sebelumnya.”

Keputusan Fabio ini membuat Rhapsody Of Fire harus membatalkan dan menjadwal ulang rangkaian konsernya sepanjang November 2016 agar mendapat waktu luang untuk pencarian vokalis baru.

Fabio Lione bergabung di Rhapsody of Fire saat band asal Italia tersebut baru saja merampungkan penggarapan demo “Eternal Glory”, sebelum merilis album debut “Legendary Tales” (1997).

Band baru Fabio, Eternal Idol akan merilis album debut bertajuk “The Unrevealed Secret” pada 2 Desember 2016 mendatang via Frontiers Music Srl. Sepanjang karirnya, Fabio telah bergabung di beberapa band, seperti Labyrinth, Vision Divine, Hollow Haze, Athena, Kamelot dan Angra. Fabio sempat dua kali menggelar konser di Jakarta, Indonesia, yakni bersama Rhapsody of Fire pada 8 Maret 2016 dan Angra di panggung “Hammersonic Festival”, 17 April 2016.

 

 

Keterangan foto:

Fabio Lione saat tampil bersama Angra di “Hammersonic Festifal” – Foto: Adi Wirantoko

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darraq
Read More

DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional

Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
revelish
Read More

REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern

Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
killer of gods
Read More

KILLER OF GODS: Tusukan Kebrutalan Demagogi

Album brutal death metal yang mengangkat kritik atas demagogi dan ketimpangan sosial disemburkan Killer Of Gods lewat sembilan amunisi lagu beringas.
metyr
Read More

METYR: Paduan Post-Black dan Blackgaze

Tiga lagu diguyurkan Metyr sekaligus lewat album debut (EP) self-titled yang sarat paduan elemen post-black metal, shoegaze dan post-rock yang atmosferik.