Dua Dekade Disturbed dalam “Live at Red Rocks”

Seperti tak mau kehilangan momentum kesuksesan album “Immortalized” yang sudah beredar sejak Agustus 2015 silam, band heavy metal asal Chicago, Disturbed kembali mengambil ancang-ancang meluncurkan amunisi terbarunya, yakni berupa album konser bertajuk “Live at Red Rocks” (Warner Bros. Records) yang rencananya akan mulai menggetarkan kuping penggemarnya pada 18 November 2016.

Di rekaman yang mengabadikan penampilan Dan Donegan (gitar), Mike Wengren (dram), David Draiman (vokal) dan John Moyer (bass) di Red Rocks Amphitheater yang berada di kawasan Colorado, AS tersebut, Disturbed mencecar penggemarnya dengan deretan lagu terbaik yang dirangkum dari dua dekade karir mereka di industri musik dunia. Di antaranya, tentunya ada dua nomor fenomenal, “Down With The Sickness” serta komposisi daur ulang milik duo pop Simon & Garfunkel, “The Sound of Silence”.

Album “Immortalized” yang sudah terjual di atas angka 500 ribu keping versi RIAA (Recording Industry Association of America) merupakan karya rekaman studio keenam Disturbed, setelah kekosongan panjang selepas merilis album “Asylum” (2010). Ketika dirilis, “Immortalized” langsung menempati peringkat teratas terlaris di Amerika, versi Billboard 200. Sejauh ini, Disturbed sudah lima kali menempati posisi terlaris di minggu awal perilisan tiap albumnya, menyamai rekor yang pernah dicatat oleh Metallica dan Dave Matthews Band. “The Sound of Silence” sendiri sempat berada di posisi 42 di Billboard Hot 100, menjadi single Disturbed dengan peringkat tertinggi dalam karirnya. Sementara video klipnya sudah ditonton sebanyak lebih dari 117 juta orang di YouTube.

Cikal bakal lahirnya Disturbed dimulai di Chicago pada 1994 silam. Dua tahun setelah itu berubah menjadi Disturbed, dan langsung menggarap demo album “The Sickness”.  Saat dirilis pada 7 Maret 2000, album yang melejitkan lagu “Stupify”, “Voices”, “The Game” dan “Down with the Sickness” tersebut berhasil bersemayam di tangga album terlaris Billboard 200 selama 103 minggu, dan menjadi album Disturbed yang tersukses sepanjang karirnya. Setelah “trhe Sickess”, Disturbed berturut-turut merilis album “Believe” (2002), “Ten Thousand Fists” (2005), “Indestructible” (2008), “Asylum” dan “Immortalized”.

Lagu-lagu yang termuat di album “Live at Red Rocks” adalah: 1) Introduction, 2) Ten Thousand Fists, 3) The Game, 4) The Vengeful One, 5) Prayer, 6) Liberate, 7) The Animal, 8) Stupify, 9) The Sound of Silence, 10) Lost Soul, 11) Inside The Fire, 12) The Light, 13) Stricken, 14) Indestructible, 15) Voices, 16) Down With The Sickness.

 

Kredit foto: Travis Shinn

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darraq
Read More

DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional

Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
revelish
Read More

REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern

Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
killer of gods
Read More

KILLER OF GODS: Tusukan Kebrutalan Demagogi

Album brutal death metal yang mengangkat kritik atas demagogi dan ketimpangan sosial disemburkan Killer Of Gods lewat sembilan amunisi lagu beringas.
metyr
Read More

METYR: Paduan Post-Black dan Blackgaze

Tiga lagu diguyurkan Metyr sekaligus lewat album debut (EP) self-titled yang sarat paduan elemen post-black metal, shoegaze dan post-rock yang atmosferik.