Ghost kembali menggebrak. Single terbarunya, “Square Hammer” yang dirilis pada pertengahan September tahun lalu berhasil menerobos hingga ke peringkat tertinggi di daftar lagu rock mainstream terlaris di Amerika Serikat versi Billboard.
“Square Hammer” sendiri termuat di album mini (EP) bertajuk “Popestar” – rilisan label Loma Vista Recordings – yang juga berhasil bertahta di puncak Top Rock Albums dan Hard Rock Albums veri Billboard. Dan dalam empat bulan sejak dirilis pada 16 September 2016 lalu, “Popestar” mampu mencatat angka penjualan sebesar lebih dari 75 ribu unit dan versi digitalnya sudah didengarkan (streaming) lebih dari 18 juta kali di seluruh dunia.

“Popestar” dirilis tepat setahun setelah band heavy metal eksentrik asal Swedia ini merilis album penuh “Meliora”. Proses rekamannya digarap bersama Tom Dalgety, produser yang sebelumnya berpengalaman menangani album milik Royal Blood dan Killing Joke. Selain “Square Hammer”, Ghost juga menyuguhkan empat lagu cover di album tersebut, yakni “Nocturnal Me” (Echo & the Bunnymen), “I Believe” (Simian Mobile Disco), “Missionary Man” (Eurythmics) dan “Bible” (Imperiet).
Album mini ini, menurut penuturan vokalis Papa Emeritus III serta A Nameless Ghoul (sebutan untuk para personel Ghost), bukan sekadar album mini yang terpisah dari karya-karya lainnya. “Album ini bukan album baru dan berhubungan dengan ‘Meliora’. Semacam perpanjangan dari ‘Meliora’. Sebagai pemanasan untuk tur di musim gugur ini. Dan di antara tur tersebut, kami akan mulai menggarap album baru.”
Ghost dibentuk di Linköping, Swedia pada 2008 silam. Sejauh ini telah merilis tiga album, yakni “Opus Eponymous” (2010), “Infestissumam” (2013) dan “Meliora” (2015). Sebelum merilis “Popestar”, Ghost juga sudah pernah merilis album mini yang bertajuk “If You Have Ghost” (2013). “Infestissumam” sendiri berhasil bertengger di posisi puncak terlaris di Swedia dan menuai penghargaan Grammis Award (penghargaan musik versi Swedia) untuk kategori Best Hard Rock/Metal Album. Sementara “Meliora”, Ghost berhasil mendapatkan Grammy Award 2016 lewat single “Cirice” di kategori Best Metal Performance.