“Rekayasa” Memulai Gebrakan Baru AFTERCOMA

Prestasi meraih trofi “Karya Produksi Metal Terbaik” lewat lagu “Perang” (dari album “Against the Sun”) di ajang AMI Awards pada September 2016 lalu tidak membuat band metal asal Bandung, Aftercoma berdiam diri dan menikmati pujian-pujian. Walau terbilang baru merilis album, kini mereka sudah ancang-ancang lagi untuk penggarapan album berikutnya. Bahkan rencananya, dirilis tahun ini juga. Dan ujud keseriusan mereka itu dibuktikan lewat peluncuran single terbaru bertajuk “Rekayasa”.

“Jujur, ketika kami dapat piala tersebut, rasa semangat kami untuk berkarya seperti di-boost 10 kali lipat! Rasanya seperti dihantam oleh ombak semangat,” cetus para personel Aftercoma kepada MUSIKERAS, beberapa waktu lalu.

Selain gelora semangat, penggarapan “Rekayasa” juga dipicu oleh formasi band yang mengalami perubahan. Kini, Willy REP (vokal), Avedis Mutter (gitar), Rissa Gunawan (gitar) dan Bauz Ridwan (dram) diperkuat oleh bassis Ubey dari Alone At Last yang bergabung menggantikan Dikdik Prasetiadi. Masuknya Ubey sekaligus menjadi momentum untuk melakukan penyegaran pada konsep musik Aftercoma.

“Mulai dari musik hingga teknik vokal bergeser,” cetus Avedis, meyakinkan. “Pergeseran ini (dilakukan) karena kami ingin bisa membuat sebuah musik yang bisa dibilang ‘berbeda’ dibanding band lain. Mulai dari pemilihan topik sampai ke musik.”

Lewat lirik “Rekayasa”, Aftercoma juga ingin menyampaikan pesan yang sangat berhubungan dengan fenomena di kalangan masyarakat Indonesia saat ini, dimana banyak orang yang sangat mudah terprovokasi oleh isu-isu tertentu. “Diharapkan agar kita tidak mudah menelan bulat-bulat berita atau bentuk informasi apa pun yang beredar di khalayak umum. Selalu mencari kebenaran dari berita dan informasi tersebut, karena belum tentu semua yang kita dengar dan lihat itu benar adanya,” urai Willy semangat.

Sambil mempromosikan “Rekayasa”, Ave juga mengungkapkan bahwa para personel Aftercoma saat ini sudah mencanangkan untuk fokus menggarap album baru dengan menjadikan “Rekayasa” sebagai patokan. “Penulisan lirik akan menuju ke ‘Rekayasa’, dan musik pun akan sangat berbeda dari album sebelum nya. Kami sangat bersemangat dalam penggarapan album ini. Dengan banyaknya bumbu baru. Willy, Uus, Ave, Rissa dan Ubey merasa sangat tertantang di album yang akan datang terutama dari segi lirik.”

Aftercoma yang telah berdiri kokoh dan menjajal musik metal Tanah Air sejak 2008 merilis “Against the Sun” (Rebelsoul Records) pada September tahun lalu. Memuat lima lagu ‘panas’ bertajuk “I Am What I Am”, “Against The Sun”, “Sanity”, “Born To Win” dan “Perang” yang menghadirkan musisi Arian13 (Seringai), Ebenz (Burgerkill) dan Yukie Martawidjaya. (Mdy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
no8
Read More

NO8: Nadin Amizah Versi Modern Metal?

Fenomena band atau solois rock berkedok dan merahasiakan identitas aslinya mulai menjalar ke Indonesia. Salah satunya diadopsi NO8 yang berasal dari Bandung.