Necrophagist, salah satu band monster di ranah technical death metal sampai saat ini masih ditunggu-tunggu sepak terjangnya lewat album baru. Terakhir merilis album yakni pada 3 Agustus 2004 silam, yang bertajuk “Epitaph”. Setelah itu, tak ada aktivitas berarti. Sempat melakukan tur, setelah itu lenyap tanpa kabar. Ada beberapa momen ‘PHP’ alias ‘pemberi harapan palsu’, dimana beberapa kali tercetus rencana rekaman. Dimulai pada 2008, lalu 2010, 2011 dan 2013. Tak pernah terwujud dan akhirnya memunculkan banyak spekulasi bahwa Necrophagist memang sudah mati!

Hingga akhirnya, belum lama ini berhembus angin segar dari kubu Necrophagist. Bukan berita album baru, tapi paling tidak ada harapan untuk kebangkitan band asal Jerman yang terbentuk pada 1992 ini. Jika tak ada perubahan, album “Epitaph” akan dirilis ulang oleh label Relapse Records pada 17 Maret 2017 mendatang. Tidak hanya dalam format cakram padat (CD), namun juga vinyl berwarna dalam jumlah terbatas. Sebuah produk yang tentu saja layak dikoleksi oleh para penyembah setia band besutan vokalis dan gitaris Muhammed Suiçmez ini.
Dan momen ini, ‘memaksa’ Muhammed Suiçmez keluar dari persembunyiannya. Ia bahkan melontarkan komentar lewat sosial media. “‘Epitaph’ adalah album yang sangat penting buat saya,” tegasnya. “Memiliki efek yang besar terhadap hidup saya sampai sekarang. Saya sangat senang melihatnya dirilis ulang setelah kehabisan stok sejak lama.”
“Epitaph” sendiri merupakan album kedua Necrophagist, namun yang pertama direkam dengan format band lengkap. Album sebelumnya, “Onset of Putrefaction” (1999), hampir keseluruhan dieksekusi oleh Muhammed Suiçmez sendiri dengan tambahan isian drum machine. Musisi lainnya yang berkontribusi di album ini adalah Stephan Fimmers (bass) dan Christoph Brandes (dram). Dua musisi lainnya yang tercantum sebagai personel band, yakni Christian Münzner (gitar) dan Hannes Grossmann (dram) justru tidak tercantum kredit ikut dalam proses rekaman. Namun khusus Christian Münzner – sebelum mundur dan bergabung dengan Obscura – sempat menulis komposisi solo dan beberapa alur bass untuk album “Epitaph”.
Susunan lagu di album “Epitaph”: 1) Stabwound, 2) The Stillborn One, 3) Ignominious and Pale, 4) Diminished to B, 5) Epitaph, 6) Only Ash Remains, 7) Seven, 8) Symbiotic in Theory