RISE AFTER FALL Taklukkan Keterbatasan Saat Garap “Runaway” dan “Kosong”

Kalimantan sepertinya semakin banyak melahirkan talenta berbahaya dalam kancah musik keras. Seperti yang satu ini, menamakan dirinya Rise After Fall. Datang dari Kota Tenggarong, Kalimantan Timur dengan membawa wabah post-hardcore/metalcore lewat dua lagu yang telah mereka rilis ke berbagai kanal media sosial. Masing-masing berjudul “Runaway” dan yang terbaru, “Kosong”.

Band yang kini dihuni formasi Rizky (synth/vokal), Eka (bass), Jerry (dram), Ipan (gitar), Aswan (gitar) dan vokalis wanita Vivi Silvia, menggarap kedua single tersebut di sebuah studio yang jauh dari lokasi domisili mereka, tepatnya di Sebulu, Kalimantan Timur, beberapa bulan lalu. 

“Direkam langsung oleh salah satu temen kami, Zaka Satria. Secara teknis kami masih terkendala di hardware yang masih belum upgrade, tapi tetap dicoba memaksimalkannya dengan sebaik mungkin,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS.

Rise After Fall yang terbentuk pada 2015 lalu ini sendiri memilih paham metalcore karena belum banyak dianut band-band keras di daerahnya. Mereka pun menyebut band-band seperti Asking Alexandria, Memphis May Fire dan Crown The Empire sebagai sumber inspirasi dan referensinya. 

Sejarah terbentuknya Rise After Fall, menurut para personelnya, sebenarnya tidak disengaja. “Kami awalnya terbentuk dari orang-orang yang sama sekali tidak mengenal musik keras. Kami tidak bisa memainkan alat musik, namun karena kemauan akhirnya beberapa dari kami mencobanya dan akhirnya bertahan hingga saat ini dengan mengusung genre post-hardcore/metalcore. Rise After Fall juga sempat beberapa kali berganti personel karena beberapa keperluan yang tidak bisa ditinggalkan.”

Saat ini, Rise After Fall tengah menjalani proses rekaman untuk materi album mini perdananya. Sejauh ini belum ada tanggal perilisan yang pasti, namun mereka menargetkan paling tidak tahun ini juga sudah dirilis. (MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
cloudcry
Read More

CLOUDCRY: Pendekatan Tajam dalam Metalcore

Sebuah ‘surat dari luka yang dalam’ kini disuarakan Cloudcry lewat berondongan metalcore yang lebih padat, tajam, agresif sekaligus emosional.
infusion
Read More

INFUSION: Lebih Brutal di “Carmine”

Melanjutkan perjalanannya di pentas musik ekstrem, kali ini Infusion hadirkan kobaran musik yang lebih agresif, gelap dan mengancam di lagu terbarunya.
gabrielle
Read More

GABRIELLE: “Metal Menarik dan Seru!”

Usai terapkan elemen alternative/gothic rock di lagu debutnya, kini Gabrielle ‘pindah alam’ ke ranah metal ekstrem lewat album mini (EP) “Animals”.